BREAKING NEWS: NIP Guru SD di Sikka, NTT Dibatalkan BKN, Honornya Rp 95 Ribu Sebulan

Breaking news: NIP Guru SD di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT Dibatalkan BKN Bali, Honornya Rp 95 Ribu Sebulan

BREAKING NEWS: NIP Guru SD di Sikka, NTT Dibatalkan BKN, Honornya Rp 95 Ribu Sebulan
POS-KUPANG.COM/FOTO Yuliana Yulianti Keri
Menpan RB, Komjen (Pol) Syarifuddin (baju putih) menerima Yuliana Yulianti Keri (baju ikat tenun), Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng (kanan), Senin (20/5/2019). 

Breaking news: NIP Guru SD di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT Dibatalkan BKN Bali, Honornya Rp 95 Ribu Sebulan

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Sukacita sempat meliputi rumah tangga Yulana Yulianti Keri, S.Pd, guru SDN Wegok di Desa Kojawair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, akhir tahun silam ia lulus ujian penerima CPNS 2018.

Namun sukacita itu hanya berlangsung singkat. Ketika pemberkasan mendapat Nomor Induk Pegawai (NIP), namanya dibatalkan oleh BKN Regional Bali.

Ini yang Dilakukan Kodim 1625/Ngada Memperingati Hari Kebangkitan Nasional

Alasan BKN, usia Yuliana lewat 35 tahun tiga bulan satu hari. Padahal ketika proses seleksi administrasi hingga ujian dan lulus, tak ada persoalan.

"Saya senang dan bahagia tak terkira. Saya menangis terharu. Tuhan mendengarkan doa saya," ujar Yuliana kepada POS-KUPANG.COM, Senin (20/5/2019).

BKN seenaknya membatalkan NIP, Yuliana tak bisa menerimanya. Ia memberontak ketika Kepala BKD Sikka memanggilnya menyampaikan pembatalan itu.

Masih Ingat Kasus Penganiayaan Aldi Pello di Naikolan Kupang? Ini Perkembangannya

"Saya merasa nasib saya dipermainkan oleh sistim dan petugas admisnistrasi, tetapi mereka tidak bertanggungjawab," imbuh Yuliana

Yuliana memilih berjuang sendiri ke Jakarta menemui Menpan RB.Hari Senin (20/5/2019) pagi, Yuliana ditemani Ketua Komisi XI DPR RI, Drs. Melchias Mekeng, menemui Menpan RB, Komjen (Polisi) Syafruddin di kantornya.

Yuliana, yang delapan tahun mengajar di SDN Wegok mengakui lulus CPNS telah membawa keluarganya keluar dari himpitan ekonomi rumah tangga.

Menjadi guru honor pertama kali tahun 2012, ia menerma honor Rp 95 ribu sebulan. Baru pada 2015 dinaikan Rp 118 ribu/bulan.

Halaman
12
Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved