Bawaslu Telusuri Dugaan Pergeseran 3210 Suara Oleh PPK Wetim, SBD Ke PKB

berkaitan dengan darimana suara itu diambil apakah suara partai tertentu saja atau suara caleg dan suara partai yang digeser ke PKB.

Bawaslu Telusuri Dugaan Pergeseran 3210 Suara Oleh PPK Wetim, SBD Ke PKB
POS KUPANG/PETRUS PITER
Ketua Bawaslu SBD, Nikodemus Kaleka dan seorang anggota komisioner lainnya di kantor Bawaslu SBD, Minggu (19/5/2019) malam. 

Bawaslu Telusuri Dugaan Pergeseran 3210 Suara Oleh PPK Wetim, SBD Ke PKB

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA---Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya, Nikodemus Kaleka mengatakan, sedang menelusuri dugaan PPK Wewewa Timur Kabupaten Sumba Barat Daya melakukan pergeseran 3210 suara dari partai dan calon legislatif tertentu ke partai PKB.

Pergeseran suara itu terjadi untuk calon legislatif DPR RI.

Pekan lalu, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap 2 anggota PPK Wewewa Timur dan Selasa (21/5/2019) akan melakukan klarifikasi persoalan itu dengan Ketua PPK Wewewa Timur, SBD, Paulus dan dua anggota PPK lainya. Mudah-mudahan datang tepat waktu sehingga proses klarifikasi berjalan lancar.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya, Nikodemus Kaleka menyampaikan hal itu di kantor Bawaslu SBD, semalam, Minggu (19/5/2019

  In Penyebab Pemain Maung Bandung Persib Mendominasi Perolehan Kartu Kuning Sementara Liga 1 2019 

Anda Ingin ke Balikpapan Gunakan Kapal Pelni Hari Ini ? Ini Jadwalnya

Menurut Niko, sampai saat ini, baru dapat memastikan pergeseran suara sebanyak 3210 itu ke partai PKB. Sedangkan berkaitan dengan darimana suara itu diambil apakah suara partai tertentu saja atau suara caleg dan suara partai yang digeser ke PKB.

Menurut Niko, dari hasil pemeriksaan terhadap dua anggota PPK mengaku tidak tahu menahu soal perubahan data perolehan suara caleg DPR RI itu. Keduanya mengaku, baru mengetahui kejadian itu ketika Bawaslu dan saksi melakukan protes saat pleno di tingkat kabupaten

Peneluauran itu juga guna memperoleh kebenaran informasi apakah pergeseran suara hanya untuk partai PKB atau juga untuk calon legislatif DPR RI tertentu di partai PKB.

Karena itu,.pihaknya sedang mempertimbangkan membuka DA1 tahap I dan DA1 hasil perbaikan pada saat pleno ditingkat Kabupaten SBD.

Menurutnya, semenjak awal pleno ppk Wetim ditingkat Kabupaten SBD, Bawaslu sudah keberatan dan memberikan catan kejadian khusus karena data hasil pleno yang dibacakan ketua PPK Wewewa Timur, Paulus tidak sesuai data hasil pleno PPK Kecamatan Wewewa Timur sebagaimana tertera dalam formulir C1 yang dipegang Bawaslu dan saksi partai paolitik.

Saat itu, Bawaslu merekomendasikan membuka formulir DA1 untuk mencocokannya ternyata setelah dibuka DA1 tidak terisi. Mencermati kejadian itu, Bawaslu merekomendasikan membuka kotak suara untuk melihat C1 plano demi memastikanya.

Oleh Ketua KPU SBD, Mikael Bulu, S.H, rapat pleno diskor dan dilanjutkan keesokan harinya. Rapat pleno pun dilanjutkan keesokan harinya hanya dengan membacakan data hasil perbaikan perolehan suara caleg DPR RI dan tidak membuka kotak suara.

selain itu Bawaslu SBD juga sedangkan menangani kasus pergeseran suara di TPS 9 Kota Tambolaka, SBD dan khusus TPS 1 Pero, Kecamatan Wewewa Barat SBD, Gakumdu telah menetapkan ketua KPPS Nikodemus Lalo sebagai tersangka.

Sementara kasus dugaan dua kali coblos oleh Oktavianus Oba Nata di TPS 8 dan TPS 10 di Desa Waimangura, SBD dihentikan karena tidak cukup bukti. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved