Bawa Barang Bukti Benang dan Saksi, Gande Ware Lapor Bawaslu Sikka

Pengaduan pertama disampaikan Gande Ware, 3 Mei 2019 membawa dua orang saksi dan barang bukti.

Bawa  Barang Bukti Benang dan Saksi, Gande Ware Lapor Bawaslu  Sikka
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Saksi penerima benang yang diberikan tim sukses oknum Caleg Dapil Sikka, berada di Bawaslu Sikka, Kota Maumere,Pulau Flores, Senin (20/5/2019). 

Bawa  Barang Bukti Benang dan Saksi, Gande Ware Lapor Bawaslu  Sikka

POS-KUPANG.COM|MAUMERE - Membawa  empat orang saksi  yang menerima   benang kapas dan  barang bukti   benang yang dibagikan   oleh tim sukses  oknum  Caleg   Partai  Demokrat  di  Dapil Sikka satu  dalam Pemilu  17 April  2019, Petrus  Gande Ware   mendatangi Bawaslu  Sikka, Senin  (20/5/2019).

Pengaduan  pertama disampaikan Gande Ware, 3 Mei  2019  membawa dua  orang saksi dan  barang bukti.  Hari Senin  (20/5/2019) pagi, Gande  Ware membawa  tambahan dua saksi dan  barang  bukti  benang.

Gande Ware menyatakan keempat saksi menerima benang   adalah  pemilih di TPS 01  Desa Kesokoja, Kecamatan Palue. Selfiana  Lute menerima tiga  bantal benang, 4 April  2019   dari tim sukses  Caleg, Maria  Lelu.

“Maria  mengaku disuruh oleh oknum Caleg    untuk  pilih  Caleg   dari  Partai  Demiokrat.   Selfiana   tidak  memilih Caleg yang mengirim  benang,  sehingga dua  bantal  benang diambil  pulang tim sukses. Satu   bantal ditahan menjadi  barang bukti,”  kata  Gande Ware,  kepada POS-KUPANG.COM, di   Kantor  Bawaslu Sikka.

Renungan Harian Katolik Senin 20 Mei 2019 Yohanes 14:21-26 Kasih dan Ketaatan

Yuk Simak! Venna Melinda dan Mantas Suami Ivan Fadilla dalam Acara Buka Bersama Keluarga

Saksi lainya,   Yosefina  Lali,  dan Anastasia Meti menerima benang    dua   bantal  benang tanggal 2 April  2019 dari  Sirilus Musi. Pesan  yang dibawa  Sirilus,  demikian Gande  Ware, tetap  sama memilih  Caleg  Partai Demokrat.

Sedangkan Paulus  Baso menerima benang  dari   tim sukses Caleg  Partai  Demokrat, Wilfridus  Peso,   tanggal  5 April 2019. Pesan  yang dibawa  oleh   Wilfridus  Peso  pun  sama  meminta  penerima  benang memilih  Caleg Partai Demokrat.

Gande  Ware mengharapkan pengaduan  Pemilu terjadi  di Dapil  Sikka  satu  diproses  oleh Bawaslu Sikka.

“Pola  bagi-bagi barang atau  uang itu  merusak  demokrasi dan pelanggaran  pidana.   Kader  yang punya  kualitas dan  bagus   tidak bisa  terpilih  karena tidak pinya modal   ditukar deng suara  pemilih,” tegas  Gande  Ware. 

Setiap bantal  benang  berisi   22  gulungan benang seharga  Rp  53  ribu/bantal.  Bila  setiap   pemilih  menerima  dua  sampai  tiga  bantal seharga   Rp   106  ribu- Rp 159  ribu.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved