26 Orang Mengaku Warga Sumba Terjaring di Ketapang, Polda NTT Imbau Warga Tak Ikut People Power

Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Drs Raja Erizman mengimbau warga tidak mengikuti kegiatan-kegiatan bersifat Inkonstitusional

26 Orang Mengaku Warga Sumba Terjaring di Ketapang, Polda NTT Imbau Warga Tak Ikut People Power
POS-KUPANG.COM/ RYAN NONG
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast 

26 Orang Mengaku Warga Sumba Terjaring di Ketapang, Polda NTT Imbau Warga Tak Ikut People Power

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Drs Raja Erizman mengimbau warga tidak mengikuti kegiatan-kegiatan yang bersifat Inkonstitusional seperti people power. Hal ini disampaikan melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada POS-KUPANG.COM pada Senin (20/5/2019) malam.

Jules mengingatkan kepada masyarakat (warga) agar menempuh jalur konstitusional jika ingin memproses hasil Pemilu Nasional tahun 2019.

"Kita imbau kepada masyarakat NTT agar tidak ikut dalam kegiatan kegiatan yang bersifat inkonstitusional, apalagi seperti people power," ujar Jules.

Waketum PAN, Bara Hasibuan Nilai BPN Konyol Laporkan Kecurangan Hanya Pakai Link Berita

Lieus Sungkharisma Ditangkap Polisi atas Dugaan Penyebaran Hoaks dan Makar

Diberitakan, sebanyak 26 warga yang mengaku berasal dari Sumba NTT yang terkena razia Polisi saat tiba di Ketapang Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Kabid Humas mengungkapkan itu menjadi domain pihak penyidik di Polda Jatim atau Polres Banyuwangi. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved