Polres Sumba Timur Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi Solar Cell Ke Kejari Sumba Timur

Polres Sumba Timur Limpahkan Tersangka AR Berserta BB Dugaan Korupsi Solar Cell Ke Kejari Sumba Timur

Polres Sumba Timur Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi Solar Cell Ke Kejari Sumba Timur
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Kapolres Sumba Timur AKBP Victor M.T.Silalahi,SH.,MH 

Polres Sumba Timur Limpahkan Tersangka Dugaan Korupsi Solar Cell Ke Kejari Sumba Timur

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU- Kasus dugaan korupsi pembangunan jaringan listrik desa jenis solar cell program PNPM-MPd di Desa Pindu Hurani, Kukitalu, dan Praingkareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur akhirnya masuk tahap 2.

Tim Penyidik Tipidkor Satreskrim Polres Sumba Timur telah melimpahkan tersangka AR beserta barang bukti (BB) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumba Timur, Rabu (15/5/2019) untuk selanjutnya dilaksanakan proses persidangan.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Sumba Timur AKBP. Victor M.T. Silalahi, SH.,MH melalui Humas Polres Sumba Timur kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (19/5/2019).

Tak Tahan dengan Kelakuan Istri, Seorang Pria Ugal-ugalan dan Minta Lebih Baik Dipenjara

Victor menjelaskan, sejak tahun 2014, penyidik unit Tipidkor Satreskrim Polres Sumba Timur melaksanakan penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi pembangunan jaringan listrik desa (solar cell) program PNPM-MPd di desa Pindu Hurani, Kukitalu dan Praingkareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur yang mana dugaan awal program tersebut tidak dapat dimanfaatkan dan dinikmati oleh masyarakat sekitar.

Victor juga menjelaskan, berdasarkan hasil Audit Investigasi BPKP perwakilan NTT,  menyebutkan terkait program tersebut, negara mengalami kerugian sbesar Rp. 829.087.300.

Kata Victor, dari hasil temuan dan didukung dengan alat bukti lainnya dalam perkara tersebut, penyidik telah menetapkan tersangka HI, KK, dan FPK yang juga telah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Tipidkor Kupang yang telah berkekuatan hukum tetap (incraht).

Koalisi Masyarakat Sipil Minta Jokowi Pertimbangkan Rekam Jejak Pansel Calon Pimpinan KPK

Victor juga mengatakan, berdasrkan hasil pengembangan dugaan perkara korupsi PNPM-MPd tersebut, penyidik Tipidkor Satreskrim Polres Sumba Timur  juga menetapkan AR sebagai tersangka.

"selain HI, KK dan FPK yang telah di vonis bersalah oleh PN Tipidkor Kupang,  penyidik juga menetapkan AR sebagai tersangka berdasarkan SP.Sidik/94/IV/2014/reskrim tgl 30 April 2014,"jelas Victor.

Dikatakan Victor, penyidik terus berupaya melengkapi berkas perkara dalam rangka pemenuhan petunjuk JPU dan 5 Desember 2018 berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 berdasarkan surat Kejari Sumba Timur nomor : B-2141/P.3.19/Fd.1/12/2018, tanggal 5 desember 2018. 

AHY Dinilai Nekat Tentang Prabowo, Manuvernnya Disindir Sebagai Bangsawan Politik

"setelah melalui proses panjang, Rabu 15 Mei 2019, penyidik melakukan  tahap 2 atau pelimpahan tersangka AR beserta barang di Kejaksaan Negeri Sumba Timur untuk dilaksanakan proses persidangan,"kata Victor. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Adiana Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved