Polda Metro Jaya Panggil Amien Rais Besok Terkait Kasus Dugaan Makar Eggi Sudjana

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Senin (20/5/2019) besok.

Polda Metro Jaya Panggil Amien Rais Besok Terkait Kasus Dugaan Makar Eggi Sudjana
Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menggelar jumpa pers terkait uang Rp 600 juta yang disebut jaksa KPK berasal dari aliran dana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan dengan terdakwa mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di kediamannya di Taman Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017). Dalam keterangan persnya, Amien menyebutkan bahwa kejadian pada Januari hingga Agustus 2007 lalu dia mengaku menerima bantuan dana operasional dari Soetrisno Bachir, mantan Ketua Umum DPP PAN.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO) 

Polda Metro Jaya Panggil Amien Rais Besok Terkait Kasus Dugaan Makar Eggi Sudjana

POS-KUPANG.COM- Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Senin (20/5/2019) besok.

Penyidik Subdit Kamneg Dtreskrimum Polda Metro Jaya bakal memeriksa Amien terkait kasus dugaan makar yang menjerat politikus PAN, Eggi Sudjana.

Juru Bicara Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, membenarkan hal tersebut.

Amin Rais Beri Peringatan Kepada Wiranto, Dianggap Telah Melakukan Abuse of Power

"Besok (Senin, 20/5) Amien Rais diperiksa Krimum Polda Metro Jaya sebagai saksi," kata Argo.

Argo menjelaskan pemeriksaan terhadap Amien Rais dijadwalkan pukul 10.00 WIB.

"Statusnya saksi untuk tersangka Eggi Sudjana," katanya.

Ditanya kemungkinan status saksi Amien Rais bisa dinaikkan sebagai tersangka, Argo menjawab "Semua kemungkinan bisa terjadi."

Diketahui, Eggi mulai ditahan sejak Selasa (14/5). Dia masuk Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sekitar pukul 23.00 WIB dan akan ditahan sampai 20 hari ke depan. Penahanan dilakukan setelah penyidik menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka.

Amin Rais kepada KPU dan Bawaslu: Jika Curang, Kita Doakan Mereka Dilaknat di Dunia dan Akhirat

Penetapan itu berdasarkan setelah proses gelar perkara pada 7 Mei 2019, dengan kecukupan alat bukti seperti enam keterangan saksi, empat keterangan ahli, beberapa dokumen, petunjuk, dan kesesuaian alat bukti.

Halaman
1234
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved