Pembangunan Jalan Sabuk Merah Terhambat - Ada Tiang Listrik di Badan Jalan

Pengerjaan ruas jalan Sabuk Merah perbatasan RI dan RDTL di Kabupaten Belu terhambat akibat adanya tiang listrik yang di tanam di badan jalan.

POS KUPANG/TENY JENAHAS
Ruas jalan sabuk merah sektor timur perbatasan RI-RDTL, tepatnya di Desa Alas, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka rusak akibat longsor. Gambar diambil, Kamis (21/3/2019). 

Pembangunan Jalan Sabuk Merah Terhambat - Ada Tiang Listrik di Badan Jalan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengerjaan ruas jalan Sabuk Merah perbatasan RI dan RDTL di Kabupaten Belu terhambat akibat adanya tiang listrik yang di tanam di badan jalan.

Akibatnya, rencana pengaspalan ruas jalan itu mengalami hambatan pengerjaannya.

Hal ini disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.5 Pembangunan Jalan Perbatasan NTT, Rofinus Ngilo, Sabtu (18/5/2019).

Shireen Sungkar, Istri Teuku Wisnu Kehilangan Sahabatnya, Sosok yang Dermawan

Menurut Rofinus, tiang listrik itu berada di Desa Halimodok dan Desa Modemu, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu.

"Kaki tiang pengganti sudah dipasang, tetapi jaringan belum dipindahkan sehingga pembangunan jalan terhambat, " kata Rofinus.

Dia menjelaskan,rencana penanganan jalan perbatasan lanjutan pada tahun 2019, akan terganggu karena utilitas tiang listrik milik PT. PLN di beberapa titik hingga saat ini belum dipindahkan.

Presiden Jokowi Tempuh Perjalanan Darat 25 Kilometer dari Atambua Menuju Bendungan Rotiklot

Kondisi itu, lanjutnya, jelas menghambat pembangunan jalan tersebut.

Terkait upaya yang ditempuh, ia mengakui pihaknya telah bersurat ke PT. PLN (Persero) sebanyak tiga kali.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved