Ramadan 2019

Masjid Istiqlal Direnovasi, Bangun Basement Dua Lantai, Siapkan Anggaran Hampir Setengah Triliun

Dalam proyek pemugaran masjid terbesar di Asia Tenggara itu, pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 465 miliar

Masjid Istiqlal Direnovasi, Bangun Basement Dua Lantai, Siapkan Anggaran Hampir Setengah Triliun
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO - RODERICK
Pemandangan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2014). Masjid terbesar di Asia Tenggara. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Setelah puluhan tahun tidak mengalami renovasi, akhirnya pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pemugaran pada bangunan Masjid Istiqlal.

Pemugaran itu dilakukan mulai 2019 ini, dan diperkirakan akan berlangsung selama 10 bulan, pemerintah pun menargetkan renovasi ini bisa selesai pada 2020 mendatang.

Dalam proyek pemugaran masjid terbesar di Asia Tenggara itu, pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 465 miliar pada Tahun Anggaran 2019-2020.

Tribunnews pun penasaran, dan akhirnya menyambangi langsung masjid yang berada di kawasan Jakarta Pusat, pada Jumat (17/5/2019) sore.

Namun sebelumnya, Tribunnews telah terlebih dahulu menghubungi Kepala Bidang Protokol dan Humas Masjid IstiqlalAbu Hurairah untuk mengetahui lebih rinci terkait bagian mana saja yang akan mengalami pemugaran.

Ia mengatakan bahwa ada sejumlah titik yang akan diperbaiki, yang pertama adalah alat penyejuk ruangan (AC) di dalam masjid yang dirancang oleh Frederich Silaban itu.

Jelang 22 Mei, FPI Siap-Siap Turun Jalan, PBNU: Jangan Bikin Gerakan Inkonstitusional!

Ustadz Abdul Somad Unggah Tentang Ridho, Dhany: Kalau Pak Prabowo Gak Kepilih Ustadz Ridha?

AC yang biasa digunakan di masjid tersebut nantinya akan diganti menggunakan AC central agar ramah terhadap lingkungan.

"Ya ada beberapa bagian yang direnovasi, yang pertama, AC yang biasa digunakan akan diganti pakai AC Central, agar ramah lingkungan," ujar Abu, kepada Tribunnews.

Kemudian lahan parkir pun akan dibuat khusus dua lantai ke bawah gedung, seperti di perkantoran atau pusat perbelanjaan, yakni di basement yang akan mampu menampung hingga 2.000 kendaraan.

Sehingga nantinya jamaah tidak memarkirkan kendaraan mereka di halaman parkir seperti sebelumnya.

"Lalu membuat lahan parkir yang baru, dua lantai ke bawah," jelas Abu.

Halaman
123
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved