Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo : Banyak Potensi Sumber Daya Alam

sebab aspek pendidikan merupakan prinsip pokok untuk pengembangan sumber daya manusia, baik formal maupun non formal

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo : Banyak Potensi Sumber Daya Alam
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana rapat koordinasi persiapan festival literasi Nagekeo di Aula Setda Nagekeo, Jumat (17/5/2019). 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo : Banyak Potensi Sumber Daya Alam

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo,
Reinata Fernandes, menjelaskan, Nagekeo yang memiliki berbagai potensi sumber daya alam merupakan modal dasar bagi proses memajukan masyarakat menuju masyarakat yang lebih bermartabat secara ekonomi.

Renata menjelaskan di tengah spirit perubahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi, pengembangan aspek sumber daya manusia menjadi kebijakan prioritas saat ini.

Lanjut Reinata, sebab aspek pendidikan merupakan prinsip pokok untuk pengembangan sumber daya manusia, baik formal maupun non formal. Hal ini bergerak dari prinsip pendidikan untuk memanusiakan manusia sejak dini.

Ia menegaskan pendidikan tidak saja terpatri dalam relasi formal akademis antara pendidik dan anak didik, namun secara substantif, pendidikan juga berhubungan dengan ekspresi ekstrakurikuler kegiatan membaca, menulis, beradaptasi dengan potensi-potensi psikologis lainnya.

Ini Deretan Kata Terakhir Terpidana Mati Sebelum Dieksekusi Nomor 3 Paling Diingat

"Sehubungan dengan itu, di tahun 2019 ini Pemkab Nagekeo merencanakan melaksanakan kegiatan Festival Literasi untuk mewujudkan semangat memahami nilai literasi pada berbagai aspek pembangunan, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif masyarakat dengan mengedepankan prinsip mencerdaskan anak bangsa sesuai amanat Presiden Joko Widodo dalam Nawacitanya tentang Indonesia Pintar dan gerakan Indonesia membaca untuk membentuk revolusi mental yang berlandaskan pembangunan karakter manusia," ujar Reinata, kepada wartawan di Mbay Kabupaten, Minggu (19/5/2019).

Ia menjelaskan Pemkab Nagekeo menyadari bahwa kemajuan sebuah peradaban sejatinya bergerak dari pengembangan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan karakter budaya yang menggambarkan jati diri dan karakter daerah.

Dengan Festival literasi, Pemkab Nagekeo tidak saja memajukan semangat literasi, khususnya pada spirit peningkatan kualitas manusia, namun lebih dari itu, kegiatan festival ini secara substansi juga bergerak dalam pola pengembangan serta pelestarian karakter budaya, seni dan akhlak nanusia yang secara teknis dalam perubahan pola pikir serta mental yang mau berubah untuk kemajuan diri dan daerah.

Bupati Tahun Ancam Rumahkan Kades yang Belum Melakukan Asistensi Rab dan Perencanaan

Selain itu, moment festival ini diikhtiarkan untuk mempromosi Kabupaten Nagekeo dari segala aspek dan menjadikan Nagekeo sebagai pusat peradaban baru di Timur Indonesia.

“Untuk mencapai maksud tersebut, Pemkab Nagekeo yang secara teknis dijalankan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berinisiatif melakukan kegiatan rapat koordinasi persiapan hari ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, semangat festival kali ini bertujuan memicu persaingan intelektual dan ekonomi yang lebih baik.

“Buku adalah jendela dunia, uang adalah jendela masa depan," ungkapnya.

Ia mengaku persiapan sudah dimulai dilakulan dan berharap semuanya berjalan aman dan lancar.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved