BREAKING NEWS- Gempa Bumi Magnitudo 5.0 Guncang Sumba Barat, NTT

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5.0 menguncang wilayah Sumba Barat, NTT, Minggu (19/5/2019) sore, tidak berpotensi.

BREAKING NEWS- Gempa Bumi Magnitudo 5.0 Guncang Sumba Barat, NTT
ist
gempa Sumba Barat hari ini

Foto: peta pusat gempa bumi 5.0 di Sumb Barat.

laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5.0 menguncang wilayah Sumba Barat, NTT, Minggu (19/5/2019) sore, tidak berpotensi.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc. melalui siaran pers yang dikirim pihak Stasiun Geofisika Waingapu di WatsApp group Info BMKG Sumba, Minggu (19/5/2019) sore menjelaskan, hari Minggu, 19 Mei 2019, pukul 13.16.08 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M=5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4,9.

Triyono juga menjelaskan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,33 LS dan 119,23 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 63 Km arah Barat Daya Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 Km.

Hari Senin, 20 Mei 2019 Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Rotiklot, Belu-NTT

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, jelas Triyono, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault).

Dikatakan Triyono, guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Lamboya Barat dan Nihiwatu  II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Danrem 161 WS Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Presiden

Kata Triyono, hingga pukul 13.34 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

"Kepada masyarakat, Triyono mengimbau, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg,"tutup Triyono. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved