Berjuang Membela Diri, Artis Tampan Steve Emmanuel Terancam Hukuman Mati

Artis tampan ini tersandung kasus kriminal yakni penyalahguaan obat -obatan terlarang. Saat ini, kasusnya masih disidangkan.

Berjuang Membela Diri, Artis Tampan Steve Emmanuel Terancam Hukuman Mati
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG
Artis peran Steve Emmanuel saat menjalani persidangan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (4/4/2019). 

Berjuang Membela Diri, Artis Tampan Steve Emmanuel Terancam Hukuman Mati, Simak Pesan Terakhir! 

POS-KUPANG.COM--Artis tampan ini tersandung kasus kriminal yakni penyalahguaan obat -obatan terlarang.

Saat ini, kasusnya masih disidangkan.

Itulah kisah terakhir tentang artis tampan Steve Emanuel.

Dalam perisidangannya yang terakhir pada kamis (23/5/2019), Steve menghadirkan Andi Soraya dan indra Brugman sebagai saksi untuk membelanya.

Steve memang tengah berjuang mati-matian untuk melakukan pembelaan setelah dirinya dituntut hukuman mati.

Artis peran Steve Emmanuel ditangkap jajaran Satres Narkoba dari Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat (21/12/2018) di apartemen kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
Artis peran Steve Emmanuel ditangkap jajaran Satres Narkoba dari Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat (21/12/2018) di apartemen kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (KOMPAS.com/Dok. Polres Metro Jakarta Barat)

Tuntutan tersebut muncul karena Steve ditangkap dengan kokain seberat 92,04 gram di kondominium Kintamani, Jakarta Selatan (21/12/2018).

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Indonesia 19-20 Mei 2019, Dampak Sirkulasi Siklonik

Ayu Ting-Ting Mengaku Tidak Tahu Ketika Dituding Catut Foto Endorse

Imam Masjid Babu Salam-Oesao, Ajak Umatnya Untuk Tidak Termakan Isu People Power

Rasanya wajar jika Steve berjuang mati-matian demi terhindar dari hukuman mati. Apalagi, eksekusi mati sendiri kerap terlihat begitu mengerikan saat dilakukan.

Namun, di balik situasi mengerikan, juga menegangkan, tersebut, ada satu hal yang kerap teringat dalam eksekusi mati.

Hal yang dimaksud adalah kata-kata terakhir yang terucap dari terpidana mati, tepat sebelum nyawanya direnggut oleh algojo.

Halaman
1234
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved