Aksi Tolak "People Power", Banser Siap Bergerak hingga Kritik Amien Rais, Berikut Faktanya

Aksi tolak people power, Banser Siap Bergerak hingga Kritik Amien Rais, Berikut Faktanya

Aksi Tolak
KOMPAS.com/DOK PAGAR NUSA KEBUMEN
Pendekar Pagar Nusa Kebumen, Jawa Tengah, siap membantu TNI dan Polri 

Aksi tolak people power, Banser Siap Bergerak hingga Kritik Amien Rais, Berikut Faktanya

POS-KUPANG.COM - Para pemuka agama di Kendal, Jawa Tengah, menyerukan untuk menolak gerakan " people power".

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal, Ubaidillah, menyerukan kepada semua warga Kendal, baik yang beragama Islam, Nasrani, Hindu, Budha, dan Konghucu, supaya menjaga persatuan dan kesatuan.

PLN Tawarkan Beasiswa Ikatan Dinas untuk Mahasiswa ITS

Selain itu, para kyai dan pendekar Kabupaten Madiun menganggap gerakan "people power" justru meresahkan umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Mereka pun sepakat untuk menolak gerakan tersebut.

Berikut ini sejumlah fakta terkait gerakan masyarakat menolak "people power":

1. Banser NU Kebumen siap hadang gerakan "people power"

Ribuan Banser NU Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menolak gerakan " people power" karena berpotensi mengancam kedaulatan NKRI.

Ditanya Ancaman Teroris Pada 22 Mei, Begini Tanggapan Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar

Hal itu disampaikan Kasatkorcab Banser Kebumen, Masngut, melalui keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).

"Banser Kebumen satu suara. Kami menolak gerakan itu ( people power). Saat ini kami memiliki 3.000 anggota Banser yang terdaftar, dan kurang lebih 2.000-an Banser belum diresmikan. Total di Kebumen ada kurang lebih 5.000 Banser," kata Masngut.

Masngut mengatakan, Banser siap digerakkan kapan saja untuk ikut menolak gerakan people power oleh sekelompok orang karena tidak puas dengan proses demokrasi yang telah berjalan di Pemilu 2019.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved