Pabrik Coklat Sikka ‘Digeruduk’ Mahasiwa Unipa

Puluhan mahasiswa program studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere mendatangi pabrik pengolahan coklat Sikka

Pabrik  Coklat  Sikka  ‘Digeruduk’ Mahasiwa  Unipa
POS-KUPANG.COM/ Eginius Moa
Mahasiwa Unipa mendatangi pabrik pengolahan coklat Sikka Cho-sik di Jalan Litbang, Kota Maumere. 

Pabrik  Coklat  Sikka  ‘Digeruduk’ Mahasiwa  Unipa    

Laporan  Reporter Pos-Kupang.Com, Eginius  Mo’a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Puluhan mahasiswa  program studi   (Prodi)   Ilmu Komunikasi  Universitas Nusa  Nipa (Unipa) Maumere di  Pulau  Flores,  Propinsi Nusa Tenggara  Timur,  Sabtu  (18/5/2019)  pagi  mendatangi  pabrik pengolahan  coklat  Sikka,   Cho-sik di  Jalan  Litbang,  Kota Maumere.

Kedatangan ke tempat usaha ini  merupakan agenda kelas komunikasi bisnis dan kewirausahaan yang diampuh   pengajar Ilmu Komunikasi, Christian Retu S.Ikom, M. Ikom.

Para mahasiswa mendapatkan  banyak   informasi   dari  pengelola  Cho-Sik,  Saipun,    dan  beberapa staf  tentang  pengolahan bahan  mentah kakao  hingga coklat yang siap dikonsumsi.

FPI akan Turun dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, PBNU Ingatkan Jangan Main-main!

BREAKING NEWS: Yuliana, Guru SD di Sikka yang Dibatalkan NIP Surati Presiden Jokowi

“Mahasiswa   terlibat  diskusi  tentang mutu produksi, bahan baku  dan  pemasaran produk,” kata  Christian  Retu.

Cho-sik dikelola oleh Unit Pelaksanaan Teknis   dari Bappeda dan Litbang Kabupaten Sikka  memberikan nilai  tambah tanaman  kakao.  Cho-Sik   mendapatkan suplai  bahan baku   kakao fermentasi melalui  koperasi di Sikka. Harga biji  kakao fermentasi  dari  petani Rp 38.000/Kg.

Setiap  minggu, Cho-sik memproduksi 50  Kg  kakao menghasilkan   coklat batang,  bubuk dan candy  dan dipasarkan di beberapa mini market di Kota   Maumere, Kupang dan   luar NTT.(*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved