Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan ODGJ di TTU-NTT

Polres) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah menerima pengaduan dari pihak keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang diduga dianiaya oleh

Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan ODGJ di TTU-NTT
POS-KUPANG.COM/TOMMYMBENU NULANGI/
Korban ODGJ yang diketahui bernama Gilman diduga dianiaya oleh oknum polisi di Jalan Eltari, Kota Kefamenanu, Sabtu (11/5/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Pihak Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah menerima pengaduan dari pihak keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang diduga dianiaya oleh oknum polisi setempat.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto ketika dikonfirmasi oleh Pos Kupang di ruang kerjanya Kamis (16/5/2019), membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan dari keluarga ODGJ tersebut.

Setelah menerima laporan dari pihak keluarga tersebut, ungkap Krisna, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penganiayaan itu.

Intip YUK Data Head to Head Persib Bandung vs Mutiara Hitam Jayapura: Maung Bandung Unggul

"Kita masih selidiki kejadiannya itu kapan, kemudian siapa saja yang terkait, kita masih lakukan penyelidikan," ungkapnya.

Krisna mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya masih mencari orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan ODGJ yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Marko Simic Masuk Skuad Inti, Ini Formasi Pemain Persija Jakarta Hadapi Liga 1 Musim 2019

"Kita masih mencari dan mengidentifikasi orang-orang yang ada disitu. Siapa saja yang harus kita periksa," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak keluarga ODGJ meminta kepada pihak Polres Kabupaten TTU agar mengungkap segerq para pelaku penganiayaan ODGJ yang sempat menggegerkan warga di Kota Kefamenanu.

Penyerang Persija Marko Simic Tak Sabar Berduet dengan Pemain Macan Kemayoran Riko Simanjuntak

Korban ODGJ yang diketahui bernama Gilman, warga Tanah Putih, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu diduga dianiaya hingga babak belur oleh oknum polisi akibat tidak tertib berlalu lintas dengan menerobos lampu merah. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved