Kasus Money Politic di Mabar, Tersangka dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan

Pihak kepolisian sebelumnya sudah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus tersebut.

Kasus Money Politic di Mabar, Tersangka dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Kapolres Manggarai Barat (Mabar), AKBP Julisa Kusumowardono, SIK 

Kasus Money Politic di Mabar, Tersangka dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pihak kepolisian di Polres Manggarai Barat (Mabar), menyerahkan tersangka bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari), terkait lanjutan penanganan kasus money politic di Kecamatan Boleng menjelang Pemilu 17 April 2019 lalu.

Penyerahan tahap dua itu dilakukan hari ini, Jumat (17/5/2019).

Pihak kepolisian sebelumnya sudah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolres Mabar AKBP Julisa Kusumowardono, SIK menyampaikan bahwa penyerahan tersangka bersama barang bukti dilakukan setelah berkasnya dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.

"Hari ini tahap dua atau penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan. Kemarin berkasnya sudah dinyatakan P21 oleh kejaksaan. Ada satu orang tersangka dalam kasus ini tetapi bukan politisi. Dia adalah yang membagi-bagikan uang," kata Julisa.

Cis Timor Adakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Bagi Komite Sekolah dan Karang Taruna

Intip YUK Data Head to Head Persib Bandung vs Mutiara Hitam Jayapura: Maung Bandung Unggul

Fakultas Keguruan dan Pendidikan Undana Gelar Konferensi Internasional

Informasi lain yang dihimpun POS-KUPANG.COM, tersangka dalam kasus itu adalah seorang warga bernama Ahmadin.

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), melimpahkan penanganan kasus dugaan money politic atau politik uang yang terjadi di Kecamatan Boleng, kepada pihak kepolisian.

Ketua Bawaslu Mabar Simeon Sofan Sofian, kepada POS--KUPANG.COM, Kamis (9/5/2019) menyampaikan, pelimpahan dilakukan pada Hari Selasa (7/5/2019).

Simeon menjelaskan, penanganan kasus dugaan money politik yang menyeret salah satu Caleg PKB Kabupaten Mabar itu selanjutnya menjadi kewenangan pihak kepolisian.

"Setelah sebelumnya ditangani oleh kami di Bawaslu, kasus dugaan money politic itu sudah kami limpahkan ke pihak kepolisian karena ada unsur tindak pidana Pemilu," kata Simeon.

Kasus tersebut kata dia sebelumnya ditangani oleh Bawaslu berdasarkan laporan warga bahwa ada dugaan money politic yang terjadi di Kecamatan Boleng.

Bawaslu juga sudah meminta klarifikasi dari sejumlah saksi, termasuk salah satu Caleg PKB Kabupaten Mabar.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved