Dugaan  Penggelembungan  Suara di PPK  Alok Timur,  PKPI Sikka  Mengadu ke Bawaslu

Dugaan penggelembungan suara dalam pleno rekapitulasi pada PPK Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, belum berujung.

Dugaan  Penggelembungan  Suara di PPK  Alok Timur,  PKPI Sikka  Mengadu ke Bawaslu
POS-KUPANG.COM/EGINIUS  MO’A
Saksi  PKPI, Vicky  da Gomez, mengajukan  keberatan dalam  pleno rekapitulasi   KPU Sikka di Aula  Biara  Carmel, Kota  Maumere,  Pulau  Flores, Selasa   (7/5/2019). 

Laporan wartawan  pos-kupang.com, eginius mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Dugaan penggelembungan suara dalam  pleno  rekapitulasi  pada   PPK  Kecamatan  Alok Timur, Kabupaten  Sikka, Pulau  Flores,  belum berujung. 

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesai  (PKPI)  Sikka, Jumat (17/5/2019)  siang mengadukan  dugaan pelanggaran  Pemilu ke Bawaslu   Sikka.

Laporan disampaikan  Ketua  PKPI Sikka, Hildegardis  Sunur,   calon  anggota legislatif,   Vicky  da  Gomez, dan Ambrosius   Dan.

“Tanggal  6/5/2019 lalu sudah  ada pengurus   yang datang membuat laporan.  Ternyata waktu  itu menurut Bawaslu    belum masuk   laporan tertulis.  Hari  ini   PKPI   melaporkan  resmi tertulis,”   ujar  Vicky  da Gomez,  kepada  POS-KUPANG.COM,  Jumat siang.

Tanggapi Masalah Internal KONI NTT, Gubernur Viktor: Yang Paling Penting Adalah Atlet

Dugaan  penggelembungan suara   di  PPK Alok  Timur  menjadi  alot ketika  pleno  PPK Alok Timur  pekan yang lalu.

Laporan  dugaan pelanggaran  Pemilu   di  PPK   Hewokloang disampaikan   caleg  PKB  Sikka, Amandus  Ratason,   tanggal  10 Mei 2019.  Kemudian  tanggal  13/5/2019, Amandus  datang  melengkapi  berkas  administrasi  dan   tambahan pengaduan.

“Saya  sangat berharap laporan ini   segera direspon  Bawaslu.  Saya siapkan   data dan  saksi, kapan dibutuhkan keterangannya kami  akan datang,”  ujar Amandus  di  Bawaslus  Sikka, Jumat siang. *

 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved