Apakah Geothermal Wae Sano Manggarai Barat Tak Mencaplok dan Mencemari Lahan Petani?

Forum Peduli Masyarakat menyelenggarakan Fokus Group Diskusi (FGD) dengan tema menimbang rencana kegiatan eksplorasi panas bumi Wae Sano.

Apakah Geothermal Wae Sano Manggarai Barat Tak Mencaplok dan Mencemari Lahan Petani?
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Diskusi Geothermal Wae Sano, Manggarai Barat di Labuan Bajo, Jumat (17/5/2019).   

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Forum Peduli Masyarakat menyelenggarakan Fokus Group Diskusi (FGD) dengan tema menimbang rencana kegiatan eksplorasi panas bumi Wae Sano.

Diskusi itu berlangsung di Kevikepan Labuan Bajo, Jumat (17/5/2019).
Dalam pengantar diskusi, Pastor Yohanes Sevi Dohut, OFM menyampaikan pertanyaan-pertanyaan kritis yang menggugah.

Presiden Joko Widodo Direncanakan Meresmikan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu-NTT

Salah satunya yakni apakah proyek ini tidak mencaplok dan mencemari lahan pertanian warga?

"Apakah proyek ini tidak mencemari air. Apakah masyarakat harus
mengungsi karena proyek ini. Apakah proyek ini tidak menimbulkan gempa dan keluarnya gas-gas yang membahayakan. Siapa yang bertanggung jawab. Apakah proyek ini tidak mencaplok dan mencemari lahan pertanian warga," kata Pater Yohanes.

Menurutnya pemrakarsa atau pihak yang eksplorasi panas bumi di Kecamatan Sanonggoang itu harus bisa menjawab dan menjelaskan kepada masyarakat terkait sejumlah pertanyaan tersebut.

BPN Sikka Akui Perolehan Suara DPR RI Anjlok

"Apakah kegiatan ini tidak memusnahkan keanekaragaman hayati. Selama ini masyarakat menjaga hutan di lokasi itu dan masyarakat diajar menjaga keanekaragaman hayati," kata Pater Yohanes.

Sementara itu ahli geologi dari Sekolah Demokrasi Jakarta Hendro Sangkoyo, memaparkan secara luas terkait infrastruktur energi.

"Bicara tentang Geothermal Wae Sano adalah bicara tentang insfrastruktur energi. Rencana eksplorasi panas bumi Wae Sano itu tidak berdiri sendiri," kata Hendro.
Dia menjelaskan tentang banyak hal berkaitan dengan kebutuhan dan pasokan serta sumber energi, baik di Indonesia maupun di dunia.

Jelang Laga Persib Bandung vs Persipura Jayapura, Ini Sesumbar Pemain Maung Bandung Kim Kurniawan

Disertai dengan video singkat, dia menyampaikan tentang aktifitas tambang di Kalimantan Timur yang sangat berdampak bagi ekosistem di Sungai Mahakam.
Banyak kehidupan di dalam sungai itu yang semakin hilang karena limbah tambang.(*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved