Tidak Disiplin Dalam Bekerja, Delapan ASN di TTU Diberi Sangsi oleh Bupati Raymundus

lima ASN lain diberikan hukuman disiplin sedang. Hal itu dilakukan karena kelima ASN tersebut tidak masuk kerja tidak

Tidak Disiplin Dalam Bekerja, Delapan ASN di TTU Diberi Sangsi oleh Bupati Raymundus
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes 

Tidak Disiplin Dalam Bekerja, Delapan ASN di TTU Diberi Sangsi oleh Bupati Raymundus

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Sebanyak delapan orang ASN dilingkup pemerintah Kabupaten TTU diberikan sangsi tegas dari Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt lantaran tidak disiplin dalam bekerja.

Kedelapan orang ASN tersebut diberikan hukuman disiplin ringan, hukuman disiplin sedang, serta hukuman disiplin berat dari Bupati TTU dua periode itu.

Untuk hukuman disiplin ringan dan sedang akan diberikan sangsi berupa penundaan kenaikan dan penurunan pangkat.

Sedangkan untuk hukuman berat, diberikan sangsi berupa pemberhentian dari jabatan.

"Semua hukuman tersebut berlaku bagi ASN yang dinilai tidak disiplin dalam bekerja," tegas Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes kepada Pos Kupang di Lantai II Kantor Bupati TTU, Selasa (14/5/2019).

Ternyata Rokok Bukan Salah Satu Penyebab Pemicu Kanker Paru-Paru, Yuk Simak!

Dr.Intje Picauly Ketua Pergizi Pangan NTT: Kebersihan, Faktor Penting Proses Produksi Tempe

Raymundus mengatakan, dari delapan orang ASN tersebut, tiga orang ASN lainnnya diberikan hukuman berupa pemberhentian karena tidak masuk kerja selama enam bulan tanpa adanya keterangan.

"Mereka itu, satu di Kesbangpol, satu adalah guru yang rambutnya panjang yang kemudian kita sudah buat surat peringatan tapi tidak mengindahkan, dan satunya lagi kesehatan karena tidak masuk kerja," tegasnya.

Sementara itu, jelas Raymundus, lima ASN lain diberikan hukuman diisplin sedang. Hal itu dilakukan karena kelima ASN tersebut tidak masuk kerja tidak, namun belum melewati 45 hari kerja.

Peringatan Dini Hari Ini! Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan NTT Bagian Barat

40 Caleg Berpeluang Lolos ke DPRD Kabupaten Kupang periode 2019-2024

"Jadi yang satu orang itu diberikan hukuman penurunan pangkat selama tiga tahun, satu orang diberikan hukuman penundaan kenaikan pangkat selama satu periode, sedangkan yang tiga orang penurunan pangkat selama satu tahun," tegasnya.

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), tegas Raymundus, semua hukuman disipli tersebut dapat diberikan kepada para ASN dilingkungan pemerintah Kabupaten TTU yang tidak disiplin dalam bekerja. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved