Saluran Air Irigasi Lembor Dipenuhi Lumpur, Para Petani Lakukan Pembersihan Selama Satu Minggu

Saluran irigasi primer dan sekunder pada areal persawahan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dipenuhi lumpur.

Saluran Air Irigasi Lembor Dipenuhi Lumpur, Para Petani Lakukan Pembersihan Selama Satu Minggu
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Seorang petani di Lembor menjemur padi di pinggir sawahnya sesaat setelah dipanen hasil MT pertama pekan lalu. 

Saluran Air Irigasi Lembor Dipenuhi Lumpur, Para Petani Lakukan Pembersihan Selama Satu Minggu

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Saluran irigasi primer dan sekunder pada areal persawahan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dipenuhi lumpur.

Para petani pemilik lahan sawah melakukan kerja bhakti sosial untuk membersihkan lumpur yang menghambat aliran air ke sawah mereka.

Kerja bhakti itu dilakukan mulai Hari Senin (13/5/2019) dan berlangsung hingga Hari Sabtu (18/5/2019).

Beredar Video Rencana Makar saat Pengumuman KPU 22 Mei 2019, Dedi: Masih Dinalisa

Pemain Persib Bandung Ardi Idrus Sebut PSM Makassar Paling Berpotensi Juara di Liga 1 2019

Bunuh 4 Mantan Suami yang Dinikahinya dengan Cara Ini, Simak Kisah Wanita Bernama Nannie Doss

"Kerja bhakti membersihkan saluran irigasi itu dilakukan oleh petani bersama TNI. Mulai Hari Senin sampai Sabtu. Saluran yang dibersihkan itu yakni saluran primer dan sekunder. Dari hasil kerja yang sudah dilakukan ternyata banyak lumpur di saluran itu," kata Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pengelola Air (P3A) Wongko Torok Lembor Mikhael Kaus, kepada POS--KUPANG.COM, Kamis (16/5/2019).

Pembersihan saluran irigasi itu kata dia dalam rangka persiapan pekerjaan lahan sawah pada Musim Tanam (MT) kedua tahun 2019 ini.

Disampaikannya, hasil MT pertama sudah dipanen dan produksi rata-rata 8 sampai 9 ton per hektar.

"Panen hasil MT pertama sudah dilakukan. Saat ini petani mulai bekerja mengolah lahan sawah untuk persiapan MT kedua," kata Mikhael.

Untuk diketahui, luas lahan sawah di Lembor sekitar 3.500 hektar.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved