Pemilu 2019

Kisah Caleg di TTS, Ada yang Sekali Coba Langsung Lolos, Ada Empat Kali Coba Baru Terpilih

Kisah Caleg di Kabupaten TTS, Ada yang Sekali Coba Langsung Lolos, Ada Empat Kali Coba Baru Terpilih

Kisah Caleg di TTS, Ada yang Sekali Coba Langsung Lolos, Ada Empat Kali Coba Baru Terpilih
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Lorens Jehau, caleg terpilih dari Partai Golkar 

Kisah Caleg di Kabupaten TTS, Ada yang Sekali Coba Langsung Lolos, Ada Empat Kali Coba Baru Terpilih

POS-KUPANG.COM | SOE - Laurens Jehau pensiunan Polri tak menyangka dirinya akan lolos menjadi Caleg DPRD kabupaten TTS terpilih dari Dapil TTS 1.

Ia mengaku, langkah politiknya pasca pensiun dari anggota Polri mendapat rintangan yang cukup besar.

Issue pendatang dan agama menjadi terpaan yang menghantam langkah pertamanya untuk maju sebagai Caleg dari Partai Golkar. Namun terpaan isu tersebut tak lantas membuat ia gentar atau mundur, ia menyikapi issue itu tersebut secara bijak.

Stikom Uyelindo Kupang Gelar Lomba PUBG

Dari pintu ke pintu bersama sang istri, Margarita Jehau, Lorens tetap masuk ke rumah warga untuk meyakinkan warga agar menjatuhkan pilihan padanya. Ia mencatat ada 518 rumah yang ia datangi untuk meminta dukungan sebagai caleg.

"Kakak, saya masuk dari rumah ke rumah minta dukungan masyarakat. Ada 518 rumah yang saya masuk untuk minta dukungan. Saya datang hanya bawa okomama kosong dan kita hanya berbincang dari hati ke hati. Awalnya mereka ragu, bahkan ada yang bernada sinis terhadap saya. Namun pelan-pelan dalam berbincang semua menjadi cair. Tersirat ada rasa percaya kepada saya hingga mereka sendiri yang meminta untuk saya menulis nama mereka ke dalam buku yang saya bawa," ungkap Lorens Jehau.

Mantan Komisioner KPU: Penolakan Prabowo Tak Berdampak pada Legalitas, Hasil Pemilu Tetap Sah

Ketika ditanya berapa banyak biaya politik yang dikeluarkan, Lorens enggan menyebutnya. Baginya yang penting bukan soal berapa banyak biaya yang dikeluarkan melainkan berapa banyak suara yang didapat.

Oleh sebab itu, dirinya berjanji akan kembali mendatangi 518 KK yang sudah ia dudukkan okomama untuk mengucapkan terima kasih dan mempererat tali silaturahmi.

"Namanya politik pasti butuh biaya tetapi bukan itu goalnya. Jadi setelah terpilih ini saya ingin mendatangi 518 KK untuk berterima kasih dan kembali mendengarkan aspirasi mereka sebagai bahan perjuangan saya di gedung DPRD TTS nantinya," ujarnya.

Jika Lorens Jehau sekali maju sebagai Caleg langsung terpilih, maka nasib berbeda dialami Guadentius Ninu, Caleg dari PDI Perjuangan.

Dia harus maju empat kali sebagai Caleg baru bisa menjadi Caleg terpilih. Namun ia mengaku, dari tiga kali kegagalan yang dialaminya banyak ilmu yang didapat yang membantunya sehingga bisa lolos di kesempatan ke empat.

Ia mengaku, tidak hanya belajar dari keberhasilan Caleg lain, tetapi juga dari kegagalannya. Dari runtutan kegagalan tersebut, ia menyusun strategi guna bisa terpilih di kesempatan yang ke empat.

Ia mengaku, faktor jaringan dan pergaulan memainkan peranan penting dalam keberhasilannya.

" Dari empat kali maju sebagai Caleg jaringan dan pergaulan saya semakin luas. Semakin banyak pertemanan yang tercipta dan itulah yang menjadi modal utama saya untuk lolos," jelasnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved