Duda Lima Anak Bahagia Dapat Rumah Baru

Hidup ini tak perlu dikecewakan. Kita jalani saja dengan penuh iklas dan tulus hati serta penuh keyakinan bahwa rezeki itu pasti ada.

Duda Lima Anak Bahagia Dapat Rumah Baru
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh, Mayor (Inf) Joni Eko Prasetyo menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada pemilik rumah Domininggus Loe, Minggu (12/5/2019).jen). 

Duda Lima Anak Bahagia Dapat Rumah Baru

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Hidup ini tak perlu dikecewakan. Kita jalani saja dengan penuh iklas dan tulus hati serta penuh keyakinan bahwa rezeki itu pasti ada.

Seperti dialami Domininggus Loe,
warga Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu. Tanpa diduga, Satgas Yonif Raider 408/Sbh menetapkan Domininggus sebagai penerima program bedah rumah di wilayah Pos Turiscain.

Rumahnya telah selesai dikerjakan oleh TNI dan kunci rumah sudah diserahkan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh, Mayor (Inf) Joni Eko Prasetyo, Minggu (12/5/2019) sekitar pukul 12.00 Wita.

Penyerahan kunci rumah disaksikan Wadansatgas, Kapten Ari Murwanto, Ketua Yayasan Terang Bangsa, Yunita Panutan, Wadanyonif 744/SYB, Camat Raihat, Edmundus Bele Bau, Romo Niko, Romo Bob, Kades Maumutin, Yohanes Dua.

Persija Bantai Shan United 6-1, Laga Grup G Piala AFC 2019, Ivan Kolev Sampaikan Terima Kasih

Prabowo Tolak Hasil Pemilu 2019, Begini Respon Jokowi

Domininggus terlihat bahagia setelah menerima kunci rumah baru hasil program bedah rumah dari Satgas Yonif Raider 408/Sbh. Rumah Domininggus yang sebelumnya tidak layak huni kini sudah lebih baik dan layak huni. Rumahnya dibuat lantai semen, setengah tembok, dinding papan dan atap sengk.

Satgas membedah rumah Domininggus karena ia adalah warga di perbatasan yang benar-benar membutuhkan sentuhan, terutama rumah tinggal.

Domininggus adalah seorang duda yang mempunyai lima orang anak. Dua anaknya sudah berpisah dengan orangtua karena sudah menikah. Sedangkan tiga anak yang lainnya masih tinggal bersamanya.

Di usianya yang lebih dari 50 tahun, Domininggus masih memiliki banyak tanggungan karena dua orang anaknya masih duduk di bangku sekolah, masing-masing SD kelas VI dan SMP kelas 3.

Berprofesi sebagai petani Domininggus dan istrinya yang sudah almarhum bekerja keras untuk membesarkan anak-anak. Ia juga berjuang untuk menyekolahkan anak-anaknya. Di tengah pergumulan hidup, Domininggus kehilangan sang istri tercinta. Istrinya meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved