Tingkat Kesadaran Masyarakat TTU Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Masih Rendah

Tingkat kesadaran dari masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) membayar pajak kendaraan bermotor dinilai masih sangat rendah.

Tingkat Kesadaran Masyarakat TTU Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Masih Rendah
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kepala Tata usaha UPT Badan Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten TTU, Maximus Teme. 

Tingkat Kesadaran Masyarakat TTU Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Masih Rendah

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU---Tingkat kesadaran dari masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) membayar pajak kendaraan bermotor dinilai masih sangat rendah.

Pasalnya, masih banyak dijumpai masyarakat Kabupaten TTU yang belum membayar pajak kendaraan bermotor terutama masyarakat yang berada di pedesaan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Tata usaha UPT Badan Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten TTU, Maximus Teme kepada Pos Kupang di ruang kerjannya, Rabu (15/5/2019).

"Untuk sementara, ada sebagian besar yang sudah sadar, tapi ada juga sebagian besar yang belum sadar karena dilihat dari penagihan terutama mereka yang berada di pedesaan," ungkapnya.

Bawaslu Mabar Tidak Melanjutkan Penanganan Kasus Coblos Surat Suara Sisa di Kotok

Kasus Bansos di Sarai, DPRD NTT Rencana Rapat Dengar Pendapat dengan Kejati NTT

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat membayar pajak kendaraan, jelas Maximus, pihaknya melakukan penagihan dengan sistem dor to dor dengan mendatangi rumah warga yang masih menunggak.

"Karena ada masyarakat yang tunggak sehingga kita lakukan penagihan langsung ke rumah warga dan itu kami lakukan di setiap kecamatan," ujarnya.

Selain itu, ungkap Maximus, pihaknya juga melakukan penindakan bersama dengan aparat satlantas Polres TTU, dan Dinas Perhubungan Kabupaten TTU untuk melakukan penagihan pakak kendaraan bermotor.

Selain melakukan penindakan, pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya dapat membayar pajak kendaraan, karena banyak masyarakat terutama yang berada di pedesaan lupa membayar pajak kendaraan bermotor.

Anjing Dibakar Hidup-hidup, Pemilik Lapor Pengemudi Ojek Online ke Polisi

Pemilu 2019, Ini Tanggapan Nelson Matara Soal Suara yabg Diraihnya

"Kadang mereka berpikir bahwa setelah membeli motor, mereka tidak membayar pajak, padahal sebagai warga negara yang baik mereka harus membayar pajak," terangnya.

Maximus berharap, agar masyarakat di Kabupaten TTU segera membayar pajak kendaraan sebelum jatuh tempo pembayaran. Sebab jika melewati waktu jatuh tempo pembayaran maka akan dikenakan denda.

"Yang kita harapkan kepada mereka supaya jangan sampai melewati jati tempo. Kalau sudah lewat jatuh tempo mereka harus bayar denda lagi. Jadi kita minta mereka supaya sebelum jatuh tempo sudah datang membayar," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved