Ribuan Suara PKB di Kabupaten Sumba Barat Daya Diduga Digelembung, Saksi Gerindra Minta Digelar PSU

Ada dugaan penggelembungan suara PKB di Sumba Barat Daya, saksi Gerindra Pemungutan Suara ulang.

Ribuan Suara PKB di Kabupaten Sumba Barat Daya Diduga Digelembung, Saksi Gerindra Minta Digelar PSU
istimewa
Isidorus Lilijawa 

Ribuan Suara PKB di Kabupaten Sumba Barat Daya Diduga Digelembung, Saksi Gerindra Minta Digelar PSU

POS-KUPANG.COM- Pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat nasional di KPU RI Selasa (14/5/2019) siang, mengagendakan pleno rekapitulasi perhitungan suara Pileg dan Pilpres di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Acara dimulai dengan pembacaan hasil rekapitulasi suara Pilpres, DPR RI dan DPD. Setelah pembacaan ini, anggota KPU mempersilahkan para saksi memberikan catatan.

"Kesempatan ini langsung diambil oleh saksi Gerindra, yang mengajukan beberapa keberatan, juga membacakan keberatan dalam DB1 yang dibuat saksi Gerindra saat pleno rekapitulasi suara di tingkat provinsi," ungkap saksi partai Gerindra Isidorus Lilijawa kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu (15/5/2019) pagi.

Mengaku Ancam Penggal Kepala Jokowi karena Emosi, HS Diancam Hukuman Seumur Hidup

Saat Pleno KPU Beberapa keberatan yang disampaikan saksi Gerindra lanjut Isidorus, yakni terjadinya pengendapan kotak suara di semua TPS se-Kecamatan Wewewa Selatan selama 3 hingga 4 hari, yang dibuktikan dengan keterangan saksi-saksi Gerindra di setiap TPS di Kecamatan Wewewa Selatan.

Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya, kata Isidorus, sudah mengeluarkan edaran dan penegasan agar seluruh kotak suara ditarik ke kecamatan setempat, namun tidak diindahkan oleh KPPS dan PPK. "Ini jelas-jelas melanggar aturan," tegas Isidorus.

Menurut Isidorus, telah terjadi pengurangan suara partai Gerindra di Kecamatan Wewewa Timur tanpa dasar yang jelas, dari angka 599 menjadi 188 di DB1.

Setelah saksi partai menyatakan keberatan, Bawaslu setempat meminta KPUD membuka kotak suara.

Pemilu 2019, Bawaslu NTT Sebut Pemilu Berjalan Aman

Setelah dibuka, dilihat ternyata format DA1 plano tidak tertulis angka-angka yang disalin dari dokumen C1 KWK dan tidak ada tanda tangan para saksi.

Kemudian didesak saksi, pihak PPK kemudian merubah data-data di DA1 tanpa melibatkan para saksi. "Di sini ditemukan juga penggelembungan suara untuk Partai PKB sebanyak 8.005 suara dari 4.795 suara.

Halaman
123
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved