Pengamat Politik Undana Kupang Sebut Jadi Pimpinan DPR Banyak Keuntungan Politik

perebutan pucuk pimpinan wakil rakyat tersebut merupakan bagian dari lanjutan kontestasi pemilu

Pengamat Politik Undana Kupang Sebut Jadi Pimpinan DPR Banyak Keuntungan Politik
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Pengamat Politik dan Kebijakan Politik dari FISIP Undana Kupang, Dr. Laurensius P. Sayrani, S.Sos., MPA 

Pengamat Politik Undana Kupang Sebut Jadi Pimpinan DPR Banyak Keuntungan Politik

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pengamat Politik dan Kebijakan Politik dari FISIP Undana Kupang, Dr. Laurensius P. Sayrani, S.Sos., MPA memberikan komentarnya terkait Kentungan yang didapat anggota legislatif saat menduduki jabatan sebagai ketua DPR dalam berbagai level daerah, Selasa (14/5/2019) sore.

Dikatakannya, perebutan pucuk pimpinan wakil rakyat tersebut merupakan bagian dari lanjutan kontestasi pemilu

"jadi kita harus melihat peserta pemilu baik caleg dan parpolnya ajang lanjutannya adalah berebut pengaruh dan kedudukan di DPR," kata dosen Jurusan Administrasi Negara FISIP Undana ini.

Menurutnya, menjadi pimpinan DPR menjadi bagian yang harus diraih oleh parpol maupun anggota legislatif karena berbagai keuntungan yang akan didapatkan.

Pemilu 2019, KPU NTT Sudah Bacakan Hasil Pemilu di KPU RI

Yuk Simak! Lima Lokasi Wisata Favorit di Sumba Diprakirakan Berpotensi Hujan

Keuntungan menjadi pimpinan DPR, kata Laurensius, yakni mempunya keuntungan secara politik bagi partai politik (parpol) karena publik akan memantau dan mengikuti secara jelas sepak terjang parpol di parlemen.

"Nah, ketika dia (parpol) menunjukkan performance (kinerja) yang baik akan menjadi nilai lebih bagi parpol. Jadi ada keuntungan secara politik dalam pemilihan elektoral nantinya," ujarnya.

Sementara itu, bagi anggota legislatif yang menjadi pimpinan DPR akan mendapatkan popularitas. Popularitas ini sebagai modal baginya dalam perhelatan pemilu selanjutnya.

"Secara personal bagi anggota legislatif yang menjadi ketua DPR akan mendapatkan keuntungan politik yang besar karena saat menjadi pimpinan DPR, secara politik akan terkenal atau popularitas politiknya akan menjadi luas dan akan terkapitalisasi menjadi keuntungan elektoral pada pemilu selanjutnya," jelasnya.

Di lain sisi, bagi anggota legislatif yang menjadi pimpinan DPR juga akan mendapatkan upah atau gaji yang lebih atas jabatannya.

"Secara personal ada finansial yang besar baik dari tunjangan maupun lainnya ketimbang menjadi anggota. Ini menjadi pertimbangan yang masuk akal," ungkapnya.

Ramalan Zodiak Cinta Rabu 15 Mei 2019, Aries Butuh Usaha, Capricorn Punya Gebetan Baru, Zodiak Lain?

Ada Dua Peringatan Dini Hari Ini! Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan NTT

Selain itu, secara substansial, ketua DPR dapat mendinamiskan kerja legislatif dalam menjalankan tiga fungsinya yakni fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan.

Lebih lanjut, saat menjadi ketua DPR, anggota legislatif akan menjadi tokoh untuk berkomunikasi dan membangun relasi dengan lembaga lainnya.

"Karena dia mewakili secara institusi," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved