Keluarga Minta Polisi Usut Kasus Penganiayaan Berat terhadap ODGJ di TTU

keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) meminta kepada Polres Kabupaten TTU agar mengungkap para pelaku penganiayaan ODGJ di Kota Kefamenanu yang

Keluarga Minta Polisi Usut Kasus Penganiayaan Berat terhadap ODGJ di TTU
POS-KUPANG.COM/TOMMYMBENU NULANGI/
Korban ODGJ yang diketahui bernama Gilman diduga dianiaya oleh oknum polisi di Jalan Eltari, Kota Kefamenanu, Sabtu (11/5/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Pihak keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) meminta kepada Polres Kabupaten TTU agar mengungkap para pelaku penganiayaan ODGJ di Kota Kefamenanu yang terjadi beberapa waktu lalu.

Korban ODGJ yang diketahui bernama Gilman, warga Tanah Putih, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu diduga dianiaya oleh oknum polisi akibat tidak tertib berlalu lintas dengan menerobos lampu merah.

Burhanudin selaku perwakilan keluarga korban mengatakan pihaknya telah membuat laporan polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat terhadap ODGJ yang diduga kuat dilakukan oleh beberapa pelaku termasuk adanya keterlibatan oknum anggota polisi.

PSM Makassar Tak Tambah Skuad, Ini Nama 30 Pemain dan Pelatih yang Tampil di Liga 1 Musim 2019

Upaya laporan tersebut dilakukan, kata Burhanuddin, lantaran korban setelah mendapatkan tindakan penganiayaan hingga babak belur dan para pelaku terkesan lepas tangan dan tidak ingin bertanggung jawab.

"Sebagai keluarga, kami ambil langkah hukum dengan membuat laporan polisi atas kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan oleh para oknum kepada ODGJ," ungkap Burhanuddin kepada wartawan di Kefamenanu, Senin (13/5/2109).

Di TTS, NTT- Hanya Bermain-Main Ucapan tapi Berujung Maut, Polisi Tetapkan 8 Orang Jadi Tersangka

Setelah membuat laporan polisi, ungkap Burhanuddin, keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas para pelaku yang terlibat dalam kasus tidak pidana penganiayaan berat kepada ODGJ.

Burhanuddin berharap, pihak kepolisian dapat mengungkap para pelaku yang terlibat menganiaya korban hingga babak belur. Pelaku yang memganiaya korban dapat diberikan hukuman yang setimpal pula dengan perbuatannya.

"Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada pihak kepolisian. Kita berharap para pelaku dapat dijatuhi hukuman yang setimpal dengan tindakan yang mereka lakukan kepada ODGJ," pintahnya.

Stadion Masa Depan Persija Jakarta Tak Jelas, Intip YUK Hasil PTUN

Abdul Muis, salah satu perwakilan keluarga korban lainnya mengaku sangat prihatin dengan kondisi korban pasca dianiaya oleh beberapa oknum pelaku.

Halaman
1234
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved