Kasus Bansos di Sarai, DPRD NTT Rencana RDP dengan Kejati NTT

DPRD NTT berencana untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Kasus Bansos di Sarai,  DPRD NTT Rencana RDP dengan Kejati NTT
KOMPAS.com/Dok. HaloMoney.co.id
Ilustrasi uang 

Kasus Bansos di Sarai,  DPRD NTT Rencana RDP dengan Kejati NTT

POS-KUPANG.COM|KUPANG - DPRD NTT berencana untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Rapat ini untuk mengecek perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) di daeratu.

Ketua Forum Peduli Perubahan Sabu Raijua (FP2SR) Erwin D. Lobo Mone mengatakan hal ini Rabu (15/5/2019).

Menurut Erwin, FP2SR telah mendapat informasi bahwa dalam waktu dekat DPRD NTT akan menggelar rapat dengan Kejati NTT dalam rangka membahas progress penanganan.

Selain itu, pihaknya mendukung Kejati jgn n NTT untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Sabu Raijua. Kasus ini sudah berlangsung lama, namun penanganannya berlarut-larut.

Hal ini disampaikan Ketua FP2SR, Erwin D. Lobo Mone, Jumat (10/5/2019) malam.

Menurut Erwin, kasus dugaan korupsi dana bansos di Sabu Raijua itu dengan anggaran sekitar Rp 35 miliar dan pengusutannya telah dilakukan Kejati NTT sejak beberapa tahun lalu. Namun, penangannya berlarut-larut.

"Berbeda dengan kasus lainnya ,sepeti kasus embung dan tambak garam yang sama ditangani oleh Kejati NTT, yang sudah sampai pada putusan. Kami dari FP2SR menyangkan penanganan kasus ini yang berlarut-larut," katanya.

Dijelaskan, sebagai masyarakat Sarai yang peduli terhadap penanganan kasus korupsi di Sarai sangat merindukan serta mengharapkan terwujudnya suatu pemerintahan yabg bersih, berwibawa serta bebeas dari praktik KKN serta perbuatan tercela yang hanya merugikan masyarakat.

Anjing Dibakar Hidup-hidup, Pemilik Lapor Pengemudi Ojek Online ke Polisi

PT Pelindo III Maumere Bagikan 800 Paket Sembako

"Karena itu, menurut : kami, dibutuhkan penanganan anti korupsi yang sangat serius dengan secepatnya menuntaskan kasus yang sudah selesai tahap penyidikan, sebagaimana disampaikan Kejati NTT beberapa kesempatan yang lalu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved