BREAKING NEWS: Terjerat Kasus Penipuan Bahan Bangunan, Kades Tubumonas Ditahan

Breaking news: terjerat Kasus penipuan Bahan Bangunan, Kepala Desa Tubumonas Ditahan polisi

BREAKING NEWS: Terjerat Kasus Penipuan Bahan Bangunan, Kades Tubumonas Ditahan
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH., MH 

Breaking news: terjerat Kasus penipuan Bahan Bangunan, Kepala Desa Tubumonas Ditahan polisi

POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Desa Tubumonas, Kecamatan Amanuban Barat, Arkelaus Sae ditahan penyidik Polres TTS, Rabu (15/5/2919) karena terjerat kasus penipuan dan penggelapan bahan bangunan. Kades Arkelaus terancam hukuman kurungan empat tahunan penjara.

Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto DS.,SIK yang dikonfirmasi pos Kupang melalui Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari, SH.,MH membenarkan penahanan Kades Arkelaus. Sebelum ditahan, Kades Arkelaus sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka.

Warga Padang Geger Temukan Korban Tewas dengan Luka Tusukan dan Sabetan Senjata Tajam di Tubuh

"Saat ini sementara kita lakukan pemeriksaan kepada tersangka. Usai diperiksa langsung kita tahan," ungkap Jamari.

Terkait kronologi kasus penipuan dan penggelapan lanjut Jamari, kasus ini terjadi pada tahun 2017. Kasus ini bermula dari program desa untuk rehab rumah warga dengan menggunakan dana desa.

Tersangka lalu meminjam 60 lembar seng milik korban, Agustinus Mbula untuk diberikan kepada salah satu penerima bantuan rehab rumah. Tersangka berjanji akan menggantikan seng tersebut dengan uang senilai 3 juta. Namun hingga saat ini tak kunjung dibayarkan oleh tersangka.

Jadi Anggota DPD RI, Anjelo Mengaku Turun Langsung ke Pelosok Kampung

"Korban kesal karena usai sengnya diambil tersangka tak kunjung membayar uang senilai 3 juta sebagai pengganti seng. Oleh sebab itu korban melaporkan kasus ini kepada polisi," jelasnya.

Ditambahkan Jamari, sebelum menahan tersangka, penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada para saksi termaksud korban dan pemilik rumah yang direhab.

Diketahui, jika seng yang dipinjam dari korban sudah digunakan untuk mengatap rumah salah satu rumah warga penerima bantuan rehab rumah.

"Seng korban sudah digunakan untuk mengatap rumah warga penerima bantuan rehab dan rumahnya sudah direhab selesai," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved