Bawaslu Mabar Tidak Melanjutkan Penanganan Kasus Coblos Surat Suara Sisa di Kotok

tidak melanjutkan penanganan kasus coblos 40 surat suara sisa di TPS 05 Kotok, Desa Compang Kules

Bawaslu Mabar Tidak Melanjutkan Penanganan Kasus Coblos Surat Suara Sisa di Kotok
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Ketua Bawaslu Kabupaten Mabar, Simeon Sofan Sofian.

Bawaslu Mabar Tidak Melanjutkan Penanganan Kasus Coblos Surat Suara Sisa di Kotok

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), tidak melanjutkan penanganan kasus coblos 40 surat suara sisa di TPS 05 Kotok, Desa Compang Kules, Kecamatan Kuwus Barat saat Pemilu 17 April 2019 lalu.

Ketua Bawaslu Mabar Simeon Sofan Sofian, menjelaskan bahwa penanganan kasus itu sudah dilakukan dengan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanggal 27 April 2019 lalu.

Dia menjelaskan dalam pasal yang mengatur tentang tindakan coblos surat suara sisa itu dijelaskan bahwa mengakibatkan surat suara kehilangan nilai. Nilai yang dimaksudkan itu kata dia susah ditentukan.

"Kasus di Kotok itu sudah kami tindak lanjuti sehingga ada PSU. Sedangkan yang ditindaklanjuti sampai di Gakumdu adalah kasus dugaan money politic di Boleng," kata Simeon.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), melimpahkan penanganan kasus dugaan money politic atau politik uang yang terjadi di Kecamatan Boleng, kepada pihak kepolisian.

Ketua Bawaslu Mabar Simeon Sofan Sofian, kepada POS--KUPANG.COM, Kamis (9/5/2019) menyampaikan, pelimpahan dilakukan pada Hari Selasa (7/5/2019).

Kasus Bansos di Sarai, DPRD NTT Rencana Rapat Dengar Pendapat dengan Kejati NTT

Anjing Dibakar Hidup-hidup, Pemilik Lapor Pengemudi Ojek Online ke Polisi

Simeon menjelaskan, penanganan kasus dugaan money politik yang menyeret salah satu Caleg PKB Kabupaten Mabar itu selanjutnya menjadi kewenangan pihak kepolisian.

"Setelah sebelumnya ditangani oleh kami di Bawaslu, kasus dugaan money politic itu sudah kami limpahkan ke pihak kepolisian karena ada unsur tindak pidana Pemilu," kata Simeon.

Kasus tersebut kata dia sebelumnya ditangani oleh Bawaslu berdasarkan laporan warga bahwa ada dugaan money politic yang terjadi di Kecamatan Boleng.

Bawaslu juga sudah meminta klarifikasi dari sejumlah saksi, termasuk salah satu Caleg PKB Kabupaten Mabar.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved