Wagub NTT, Josef Nae Soi : Ketahanan Negara Ibarat Ketahanan Tubuh Terhadap Penyakit

Ketahanan nasional atau pertahanan itu ibarat seperti penyakit sehingga kalau kita kuat maka kita tahan terhadap bibit penyakit

Wagub NTT, Josef Nae Soi : Ketahanan Negara Ibarat Ketahanan Tubuh Terhadap Penyakit
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Wakil Gubernur NTT, Yoseph Nae Soi 

Wagub NTT, Josef Nae Soi : Ketahanan Negara Ibarat Ketahanan Tubuh Terhadap Penyakit

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- "Ketahanan nasional atau pertahanan itu ibarat seperti penyakit sehingga kalau kita kuat maka kita tahan terhadap bibit penyakit,".

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef A. Nae Soi pada acara Seminar Sinkronisasi Kebijakan Pertahanan Negara di Provinsi NTT.

Seminar ini berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa (14/5/2019).

Seminar ini mengambil tema, Melalui sinkronisasi kebijakan pemerintah kita tingkatkan kekuatan pertahanan negara demi tegaknya pilar kebangsaan.

Semusim di Indonesia, Ini Alasan Bojan Malisic Ingin Hengkang di Persib Bandung

Wagub NTT, Josef Nae Soi : Ada Dimensi dalam Pertahanan Nasional

Hadir pada seminar ini, Plt. Kakanwil Kemenhan NTT, Thontje Erwin P. Samadara,ST, pejabat lingkup Pemprov NTT, Korem 161 Wira Sakti, Akademisi,LSM, tokoh agama, mahasiswa dan elemen lainnya.

Menurut Josef, dari sisi ideal, bahwa setiap negara harus mempertahankan negaranya.

Wagub NTT ,Josef Nae Soi menyerahkan plakat kepada Kakanwil Kemenhan NTT, Tontje Erwin Samadara pada Seminar Seminar Sinkronisasi Kebijakan Pertahanan Negara di Provinsi NTT, Selasa (14/5/2019).
Wagub NTT ,Josef Nae Soi menyerahkan plakat kepada Kakanwil Kemenhan NTT, Tontje Erwin Samadara pada Seminar Seminar Sinkronisasi Kebijakan Pertahanan Negara di Provinsi NTT, Selasa (14/5/2019). (POS KUPANG/OBY LEWANMERU)

"Kita ingat ada teori dari seorang tentara Jerman mengatakan, kalau suatu negara diserang oleh negara lain, maka yang salah bukan yang negara yang menyerang tapi negara yang diserang," kata Josef.

Dijelaskan, ketika berbicara mengenai pertahanan negara dan ketahanan nasional maka ada beberapa dimensi yang harus diperhatikan.

"Berbicara mengenai pertahanan atau ketahanan dalam konteks dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, maka ada beberapa dimensi, antara lain dimensi ideal dan dimensi realistis," katanya.

Dikatakan, secara ideal Indonesia sudah memiliki UUD 1945 dan sudah jelas, dan luar biasa karena ada cita-cita nasional," katanya.

Dia mengatakan, dimensi lain adalah dimensi realistis dan dimensi sosial.

Jadwal Terlengkap Liga 1 2019 Laga Pembuka 15 Mei PSS vs Arema FC hingga Persib vs Persipura

Kepoin 3 Tips Praktis Ini ! Agar Puasa Anda Sukses dan Sehat dengan Tetap Komsumsi Kopi

Dalam dimensi realistis,itu sehingga lahirlah perang atau cek-cok, sedangkan dalam dimensi sosial, manusia tidak boleh dijajah maupun menjajah.

Dikatakan, kondisi di Indonesia pada umumnya dan saat sekarang, jika berbicara mengenai pertahanan ,maka harus dibicarakan mengenai ketahanan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved