Pemerintah Bentuk Tim Hukum Nasional, Bagaimana Tugasnya? Ini Penjelasan Wapres Jusuf Kalla

Pemerintah Bentuk Tim Hukum Nasional, Bagaimana Tugasnya? Ini Penjelasan Wakil Presiden Jusuf Kalla

Pemerintah Bentuk Tim Hukum Nasional, Bagaimana Tugasnya? Ini Penjelasan Wapres Jusuf Kalla
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ketika memberikan keterangan pers di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (5/6/2018). 

Pemerintah Bentuk Tim Hukum Nasional, Bagaimana Tugasnya? Ini Penjelasan Wakil Presiden Jusuf Kalla

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pembentukan tim hukum nasional berbeda dengan gaya penegakan hukum di era Orde Baru. Sebab, wewenangnya hanya memberi nasehat, tidak mengambil tindakan hukum.

Ia menambahkan, meski tim tersebut dibentuk, masyarakat tetap bisa menyampaikan pendapat yang berbeda dengan sikap pemerintah dan tak langsung ditangkap.

Diperiksa Selama Enam Jam, Pria Pembuat Video Adu Domba TNI-Polri, Ditetapkan Jadi Tersangka

"Zaman Orba itu begitu ada ngomong tidak sesuai pemerintah itu dia bisa ditangkap. Kalau yang ini (sekarang) orang yang berkata begitu, dievaluasi, apakah ada pelanggaran hukumnya. Kalau ada pelanggaran hukumnya dibawa ke polisi," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Kalla menambahkan, tim hukum nasional juga tidak bisa mengambil tindakan karena bekerja di bawa Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Polisi Kantongi Nama Perempuan Rekam dan Sebarkan Video Ancaman ke Jokowi, Diduga dari Sukabumi

Kalla mengatakan tindakan tersebut hanya bisa diambil oleh polisi selaku aparat penegak hukum.

"Ya tidak boleh badan ini tidak boleh mengambil tindakan, Menko pun tidak bisa ambil tindakan, hanya yang boleh ambil tindakan hanya polisi dan kejaksaan," ujar Kalla.

"Jadi ini adalah lembaga pemantau sekali lagi memantau ada gejolak masyarakat, kalau ambil tindakan ya enggak boleh. Melanggar undang-undang. Kalau Menko, tidak boleh ambil tindakan," lanjut dia. (Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres Sebut Tim Hukum Nasional Beda, Tak Seperti Orde Baru",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved