Kepala Desa Manamas Diperiksa Penyidik Kejari TTU

Oknum Kepala Desa Manamas, Kabupaten TTU Diperiksa Penyidik Kejari TTU

Kepala Desa Manamas Diperiksa Penyidik Kejari TTU
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala Desa Manamas, Maksimus Elu usai diperiksa oleh penyidik Kajari TTU, Senin (13/5/2019). 

Oknum Kepala Desa Manamas, Kabupaten TTU Diperiksa Penyidik Kejari TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Kepala Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Maksimus Elu diperiksa oleh pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (13/5/2019).

Selain Kepala Desa Manamas, pihak penyidik Kajari Kabupaten TTU juga melakukan pemeriksaan terhadap dua perangkatnya yang diduga mengetahui persis terkait dengan pengelolaan dana desa tersebut.

2 Bangunan Pelayanan Kesehatan di RSUD Ruteng Segera Dioperasikan

Dua perangkat desa yang turut diperiksa oleh pihak penyidik Kajari TTU diantaranya sekretaris desa, dan bendahara desa. Ketiganya diperiksa di ruang pidana khusus (pidsus) Kajari TTU.

Proses pemeriksaan terhadap tiga orang perangkat desa itu memakan waktu yang cukup lama. Terpantau media ini, pemeriksaan dimulai sekira pukul 09:00-17:30 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, pemeriksaan terhadap tiga orang perangkat desa tersebut terkait dengan dugaan penyalahgunaan pengelolaan dana desa di Desa Manamas.

Di Kupang NTT, Coret Baju Masih Warnai Pengumuman Kelulusan SMA

Kasus tersebut mencuat setelah pihak Kejari TTU menindaklanjuti pengaduan warga yang melaporkan terkait dengan dugaan pengelolaan dana desa di Desa Manamas tahun anggaran 2018.

Usai diperiksa penyidik Kajari TTU, Kepala Desa Manamas, Maksimus Elu bersama dua orang perangkat lainnya meninggal Kantor Kejari TTU melalui pintu depan.

Kepala Desa Manamas, Maksimus Elu mengatakan, dirinya bersama dua perangkat desa itu diperiksa terkait dengan pengelolaan dana Desa Manamas untuk tahun anggaran 2018.

"Iya saya diperiksa terkait dengan pengelolaan dana desa Manamas tahun anggaran 2018," ungkap Maksimus.

Maksimus menambahkan, dirinya diperiksa terkait dengan beberapa jenis pengerjaan proyek fisik pada tahun anggaran 2018 yang sampai dengan saat ini belum selesai dikerjakan.

Beberapa item pengerjaan fisik tersebut yakni pembangunan WC, pembangunan jalan tani, dan juga pembangunan jaringan perpipaan di Desa Mamas.

Maksimus berjanji, berkaitan dengan tiga jenis pengerjaan fisik yang sampai dengan saat ini belum dituntaskan, akan diselesaikan dalam waktu dekat.

"Memang ada beberapa proyek, seeprti WC, jalan, dan jaringan perpipaan belum selesai. Tapi saya akan menyelesaikan tiga pekerjaan fisik itu sampai selesa," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved