Ini Peringatan Keras Romo Yasintus untuk Para Siswa yang Lulus SMAK Giovanni Kupang

Ini Peringatan Keras Romo Yasintus untuk Para siswa yang Lulus SMAK Giovanni Kupang

Ini Peringatan Keras Romo Yasintus untuk Para Siswa yang Lulus SMAK Giovanni Kupang
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Kepala Sekolah SMA Katolik Giovanni Kupang, RD Yasintus Efi, Pr, SV mengalungkan medali kepada siswa lulus, di Aula Gereja St Assumpta Kupang, Senin (13/5/2019) 

Ini Peringatan Keras Romo Yasintus untuk Para siswa yang Lulus SMAK Giovanni Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pada acara pengumuman kelulusan tahun 2018/2019 dan Penganugerahan Medali Alumni Angkatan ke-54 SMA Katolik Giovanni Kupang, diumumkan 10 siswa terbaik yang masuk dalam peringkat 10 besar untuk USBN dan UNBK.

Satu per satu siswa maju ke depan untuk menerima medali peringkat terbaik. Kemudian dilanjutkan dengan surat kelulusan dan pengalungan kepada siswa-siswa yang lulus.

Tidak Coret-Coretan di Pinggir Jalan, Ini Cara SMAK Giovanni Dengar Kelulusan

Kepala Sekolah SMAK Giovanni, RD Yasintus Efi, Pr, SV, menggariskan bahwa anak-anak yang berjumlah 300 adalah produk kelima dari kurikulum 2013. Satu kurikulum yang komprehensif kreatif inovatif dan berkarakter.

"Dimana kurikulum ini benar-benar membuka akses seluas-luasnya terutama bagi peserta didik untuk mengembangkan diri secara komprehensif, tidak hanya akademik tetapi sifat, karakter yang perlu dikembangkan," ujarnya.

Ia mengatakan di NTT ada19 siswa yang meraih nilai 100. Salah satunya ada di SMA K Giovanni Kupang.

Tidak Puas dengan Hasil Pleno PPK Kota, PAN Sumba Barat Daya Ajukan Gugatan ke MK

Pemerintah menargetkan bahwa NTT yang selama ini berada di urutan pendidikan 30-an secara nasional tahun depan harus ada di angka belasan.

"Ini tentu menjadi loncatan yang besar.
Maka mari bersama-sama terus berjuang meningkatkan mutu pendidikan," ujarnya.

Kata RD Yasintus, nilai siswa yang mencapai sempurna maka siswa memiliki karakter sebagai pejuang. Sebaliknya ada saja yang bermental bukan pejuang, maka siswa tersebut menjadi kelompok generasi bangsa yang belum maksimal.

Ia mengungkapkan berdasarkan pemetaan pemerintah, SMA K Giovanni berada di urutan ke-14 dari 50 besar sekolah-sekolah yang ada di NTT. Pemetaan tersebut perlu proporsional antara kualitas dan kuantitas karena mendidik anak 30 orang berbeda dengan 300 anak.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved