Ancam Bunuh Presiden Trump, Pria AS Terancam Penjara 140 Tahun, Begini Kisahnya

Akibat Ancam Bunuh Presiden AS Donald Trump, Pria AS Terancam Penjara 140 Tahun, Begini Kisahnya

Ancam Bunuh Presiden Trump, Pria AS Terancam Penjara 140 Tahun, Begini Kisahnya
KOMPAS.com/AFP / SETH HERALD
Presiden AS Donald Trump saat memberikan pidato dalam acara Asosiasi Senapan Nasional (NRA) di Indianapolis, Jumat (26/4/2019). 

Akibat Ancam Bunuh Presiden AS Donald Trump, Pria AS Terancam Penjara 140 Tahun, Begini Kisahnya

POS-KUPANG.COM | WASHINGTON DC - Seorang pria di AS harus menerima hukuman akibat dari perbuatannya yang mengancam akan membunuh Presiden Donald Trump.

Diwartakan Reuters, Senin (13/5/2019), pria benama Gary Gravelle itu mengirim ancaman bom dan surat berisi bubuk putih yang mencurigakan. Dia dituduh melakukan 16 tudingan, termasuk mengancam presiden pada September 2018 dengan mengirimkan amplop berisi bubuk putih.

Pengamat CSIS Sebut Partai Demokrat dan PAN Berpotensi Keluar dari Koalisi Prabowo-Sandiaga

"Saya, Gary Garvelle, sebagai prajurit setia AKA, akan datang untuk membunuh Donald Trump," demikian surat yang ditulis pelaku, seperti dikutip dari Washington Examiner.

AKA merujuk pada sebuah kelompok separatis kulit putih, American Knights of Anarchy. Gravelle juga mengirim amplop serupa ke sebuah sinagoge, masjid, dan cabang Asosiasi Nasional untuk Kemajuan Orang Kulit Brwarna (NAACP).

Koalisi Indonesia Adil Makmur Menghadapi Ujian Kekompakan, Begini Pandangan Pengamat

Dalam persidangan, bubuk putih pada surat ancaman tersebut merupakan biotoxin yang tidak ternyata berbahaya. Dia juga mengirim e-mail dan membuat panggilan telepon yang mengancam akan meledakkan bom di Vermont, Washington, dan berbagai wilayah lain di Connecticut, termasuk gedung pemerintah dan fasilitas kesehatan mental.

Jika dia dinyatakan bersalah dari semua tuduhan itu, dia bisa menghadapi hukuman penjara maksimum 140 tahun.

Gravelle telah ditahan sejak ditangkap pada September lalu. Sebelumnya, dia juga pernah dihukum pada 2013 karena mengirim surat ancaman. Dia dibebaskan dalam pengawasan federal sampai akhirnya ditangkap atas pelanggaran baru pada tahun lalu. (Kompas.com/Veronika Yasinta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ancam Bunuh Trump, Pria AS Terancam Penjara 140 Tahun",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved