Ukuran Kelamin Anda Kecil? Jangan Operasi untuk Pembesaran, Nanti Mengecewakan

Kebanyakan pria selalu ingin memperbesar ukuran penis mereka. Bahkan, mereka rela untuk melakukan operasi pembesaran alat kelamin.

Ukuran Kelamin Anda Kecil? Jangan Operasi untuk Pembesaran, Nanti Mengecewakan
Kompas.com
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- Kebanyakan pria selalu ingin memperbesar ukuran penis mereka. Bahkan, mereka rela untuk melakukan operasi pembesaran alat kelamin.

Namun, sebuah studi baru-baru ini menunjukkan hasil yang mengejutkan.

Menurut para peneliti dari King's College Institute of Psychiatry, Psychology and Neuroscience, operasi pembesaran penis merupakan sebuah "penipuan".

Pasalnya, operasi ini dianggap tidak efektif dan berisiko. Dalam laporan di jurnal Sexual Medicine Reviews, peneliti juga menyebut bahwa operasi pembesaran penis juga membuat para pria terluka secara mental dan fisik.

Menurut sebuat tinjauan oleh para ahli di Inggris juga mengungkap hanya ada sedikit bukti bahwa prosedur medis itu benar-benar berhasil.

Kebanyakan pria justru mengaku tidak puas dengan pembesaran alat kelamin mereka setelah operasi.

Terlebih lagi, risiko dari prosedur ini sangat besar seperti mati rasa permanen. "(Tinjauan) menemukan hasil prosedur secara keseluruhan sangat buruk, tingkat kepuasannya rendah, dan signifikasi komplikasinya besar, termasuk kelainan bentuk penis, pemendekan, hingga disfungsi ereksi," ungkap Gordon Muir, penulis utama penelitian dikutip dari The Guardian, Jumat (10/05/2019).

Hasil ini didapatkan setelah Muir dan timnya melacak 21 jenis prosedur pembesaran penis baik bedah dan non-bedah.

Mereka mengamati 1.192 kasus yang dilakukan pria di seluruh dunia.

"Prosedur ini seharusnya hampir tidak pernah dilakukan," kata Muir.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved