Kisah Pendiri Panti Asuhan di NTT-  Beri Beras 5 Kg Dapat Beras 1 Ton

Nama Yuliana Afoan Uskuno Bulu Mana, tidak asing bagi sebagian besar warga Kota Kupang dan terutama anak-anak Panti Asuhan Katolik Yayasan Sonaf Manek

Kisah Pendiri Panti Asuhan di NTT-  Beri Beras 5 Kg Dapat Beras 1 Ton
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Foto Yuliana Afoan Uskuno Bulu Mana Pendiri Panti Asuhan Katolik Yayasan Sonaf Manekat. 

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI. Foto Yuliana Afoan Uskuno Bulu Mana Pendiri Panti Asuhan Katolik Yayasan Sonaf Manekat.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Nama Yuliana Afoan Uskuno Bulu Mana, tidak asing bagi sebagian besar warga Kota Kupang dan terutama anak-anak Panti Asuhan Katolik Yayasan Sonaf Manekat Kota Kupang.

Yuliana adalah pendiri Panti Asuhan Sonaf Manekat. Panti Asuhan yang beralamat di Jl. Timor Raya KM 11 Kelurahan Lasiana ini sudah berusia 39 tahun. Kendati Yuliana telah meninggal dunia pada 2008 silam namun semangatnya masih hidup dalam diri anak-anak dan para pembina Panti Asuhan Sonaf Manekat.

Striker Persija Marko Simic Kembali Pekuat Tim Macam Kemayoran, Ini Perasaan Hatinya

Kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (11/5/2019) di Panti Asuhan Sonaf Manekat, Fenti Bulu Manu, cucu kandung Yuliana dan Imaculata Banu anak kepercayaan Yuliana membeberkan berbagai kisah menarik dan inspiratif perjuangan Yuliana menghidupi anak-anak Panti Asuhan Sonaf Manekat.

Arek Suroboyo Persebaya Bantai Arek Lamongan, Ini Strategi yang Dipakai Pelatih Persebaya

"Mama Yuliana adalah sosok yang murah hati, suka memberi. Ia rela membantu siapa saja yang membutuhkan, terutama anak-anak dan orang miskin kendati ia sendiri sebenarnya sedang susah," ungkap Imaculata yang saat ini menjadi Ketua Panti Asuhan Sonaf Manekat.

Daftar Nama Pemain Persib Bandung yang  Dicoret Pelatih Maung Bandung

Pernah suatu ketika, kata Imaculata, beras di Panti Asuhan tinggal 10 Kg. Itu pun tak cukup untuk sekali makan, karena ada ratusan anak di Panti tersebut. Tetapi Yuliana malah memberikan 5 Kg kepada seorang ibu yang datang meminta beras di Panti.

"Waktu itu, saya tau ibu itu sedang susah. Ia butuh makan, tapi kami juga butuh. Saya sempat kesal melihat Mama Yuliana memberikan 5 Kg beras kepada ibu itu. Dengan senyum ramah ia memberikan beras sembari menepuk pundak ibu itu," ungkap Imaculata.

Lanjutnya, bukan hanya dirinya yang kesal, beberapa pembina lain juga kesal. "Saya benar-benar bagus bingung. Mau diberi makan apa anak-anak Panti," ujarnya.

Yuliana kemudian meminta Imaculata dan pembina yang lain agar 5 Kg beras yang tersisa dibuat bubur. "Dia bilang airnya harus banyak karena berasnya sedikit. Kalian jangan sedih hari ini kita berkekurangan tapi Tuhan tidak menutup mata. Tuhan pasti akan menggantinya," ungkap Imaculata.

Hasil Pertandingan Liga Italia: AC Milan Bantai Fiorentina Skor 1-0, Hakan Calhanoglu si Penyelemat

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved