Breaking News:

Kepala SMAK Giovanni Bangga Siswinya Raih Nilai Sempurna saat UNBK 2019

Kepala SMAK Giovanni Kupang, Romo Yasintus Efi, Pr. S. Fil mengaku bangga atas prestasi salah satu siswinya yang mendapatkan nilai 100 atau sempurna

Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang.com/Gecio Viana
Kepala SMAK Giovanni Kupang, Romo Yasintus Efi, Pr. S. Fil 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala SMAK Giovanni Kupang, Romo Yasintus Efi, Pr. S. Fil mengaku bangga atas prestasi salah satu siswinya yang mendapatkan nilai 100 atau sempurna dalam UNBK 2019, Minggu (12/5/2019) sore.

Siswi tersebut yakni Derlene Monica Wijaya dan mendapatkan nilai sempurna untuk mata pelajaran Biologi.

"Ini tentunya menjadi suatu prestasi yang membanggaan karena kita tahu bahwa UNBK merupakan satu model ujian yang memiliki integritas yang tinggi sehingga para siswa yang bisa meraih nilai sempurna, berarti menyiapkan diri dengan baik dan belajar dengan tekun serta maksimal untuk mengikuti UNBK," katanya ketika dihubungi per telepon pada Minggu sore.

Romo Sintus, demikian ia akrab disapa mengaku, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan orangtua dan peranan para guru mata pelajaran yang profesional dan berkompeten di sekolahnya.

Tim Panser Biru PSIS Semarang Bantai Arema FC Skor 2-0, Saat Laga Ujicoba

Dikatakannya, pihak sekolah juga menyiapkan para guru yang profesional sehingga mampu membimbing dan mengajar dengan optimal. Buktinya, kata Romo Sintus, seorang siswanya menjadi delegasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional tahun ini dalam mata pelajaran Biologi.

"Dari sisi sekolah, saya dapat katakan untuk mata pelajaran biologi dari aspek gurunya dapat dibilang profesional karena untuk OSN tingkat nasional salah satu peserta untuk mata pelajaran biologi dari sekolah kami. Sehingga untuk gurunya boleh dibilang profesional karena menyiapkan siswa untuk mengikuti ujian dengan baik terutama dalam kaitan dengan materi. Jadi materi dipetakan dengan baik,"paparnya.

Persib Bandung Miliki Catatan Buruk Gunakan Pelatih Asing, Robert Rene Alberts jadi Tumpuan Harapan?

Dijelaskannya, pihak sekolah juga membutuhkan dukungan semua elemen baik pemerintah, orangtua siswa maupun komite sekolah.

Terkait dukungan pemerintah Provinsi NTT, Romo Sintus berharap, adanya satu formulasi dan starategi baru dalam dunia pendidikan di NTT.

Menurutnya, strategi baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menaikan peringkat nilai kelulusan NTT dari tahun ke tahun.

"Ini memang harus didukung dalam strategi baru oleh dinas (Dinas Pendidikan Provinsi NTT) karena tidak mudah. Pada prinsipnya kami dari sekolah berjuang mulai dari Sarana prasarana hingga SDM para guru kami perhatikan sehingga menunjang aktivitas pembelajaran. Tapi di sisi lain perlu adanya pemerintah dan masyarakat untuk terus mendorong," tegasnya.

Diakuinya, karena sistem UNBK tidak menjadi penentu kelulusan maka berdampak besar terhadap kualitas pendidikan. Sehingga perlu adanya dukungan masyarakat dan pemerintah yang lebih intensif.

"Karena jika pemerintah dan masyarakat tidak mendukung ini dengan mengkondisikan anak-anak untuk belajar atau diawasi secara baik berarti sama saja. Karena kami disekolah berusaha untuk tertib, dimana belajar dari mata pelajaran pertama hingga akhir, tapi sebagian waktunya di rumah dia buat apa," ujarnya.

"Nah, ini akan menjadi kontraproduktif antara lingkungan keluarga dan masyarakat. Harapan kami perlu ada startegi besar oleh pemerintah sehingga kami di satuan pendidikan bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik tahun depan," katanya.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved