Keluarga Korban Pembunuhan Sadis Bentangkan Spanduk di Rumah Duka, Ini Tuntutannya

Pihak keluarga korban pembunuhan sadis bentangkan spanduk di rumah duka, ini tuntutannya

Keluarga Korban Pembunuhan Sadis Bentangkan Spanduk di Rumah Duka, Ini Tuntutannya
KOMPAS.com/Istimewa
Keluarga dari korban pembunuhan sadis satu istri dan dua anak membentangkan spanduk di rumah duka di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (11/5/2019). 

Pihak keluarga korban pembunuhan sadis bentangkan spanduk di rumah duka, ini tuntutannya

POS-KUPANG.COM | ACEH UTARA - Keluarga dari korban pembunuhan sadis di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara membentangkan spanduk di rumah duka. Spanduk itu berisi tuntutan agar pelaku pembunuhan, yakni AG, dihukum seberat-beratnya karena tega membunuh istri I (33), dua anak tirinya ZM (12) dan Y (1) pada 7 Mei 2019.

Spanduk itu berisi kalimat: "Hukuman apa yang pantas dijatuhkan kepada pembunuh istri dan anak-anak yatim di bawah umur di Ulee Madon, Aceh Utara?".

Prabowo Diminta Jangan Diam Tapi Bersuara atas Ancaman Pendukungnya kepada Jokowi

Spanduk itu dipasang sejak dua hari setelah kejadian tragis itu. Kepala Desa Ulee Madon, Tgk Salahuddin, menyebutkan dirinya juga melihat spanduk itu saat tahlilan ke rumah duka.

"Ia, saya sempat melihat sebuah spanduk yang di tuliskan dengan tinta merah di atas sehelai kain putih saat saya melintas di depan rumah duka" ujar Salahuddin dihubungi per sambungan telepon.

Menurutnya, pihak keluarga yang memasang spanduk tersebut. Namun, dia menilai aksi itu wajar sebagai bentuk tuntutan atas peristiwa yang dialami keluarga tersebut.

Terungkap, Orang yang Disebut Ancam Jokowi dalam Video Demo di Bawaslu Ternyata Bukan Dheva

"Pihak keluarga korban malah meminta agar pelaku di hukum mati. Karena hukuman itu yang pantas bagi pelaku yang keji membunuh keluarga mereka, itu yang disampaikan ke saya oleh keluarga," sebut Salahuddin.

Sebelumnya diberitakan pelaku pembunuhan telah ditangkap pada hari yang sama AG, suami ketiga korban warga Sumatera Utara. Saat ini, AG ditahan di Mapolres Lhokseumawe untuk penyidikan lebih lanjut.

Istri Sempat Kirim SMS ke Keluarga

I (33), korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya AG, sempat mengirimkan sebuah pesan singkat ke keluarganya sebelum peristiwa sadis itu terjadi, Selasa (7/5/2019).

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved