Dana Desa Di TTS Alami Keterlambatan Pencairan

Dana desa tahun anggaran 2019 untuk Kabupaten TTS mengalami keterlambatan pencairan.

Dana Desa Di TTS Alami Keterlambatan Pencairan
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

Dana Desa Di TTS Alami Keterlambatan Pencairan

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM | SOE- Dana desa tahun anggaran 2019 untuk Kabupaten TTS mengalami keterlambatan pencairan.

Hingga memasuki pertengahan bulan Mei, baru 9 desa yang sudah mengantongi surat rekomendasi pencairan dari BPMD Kabupaten TTS guna pencairan dana desa di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Sedangkan 200-an desa lainnya masih dilakukan penyesuaian antara RAB dan Perencanaannya.

Ini Jadwal Pelayaran Kapal Pelni dari NTT

Mengetahui lambatnya pencairan dana desa, Sabtu (11/5/2019) sore Bupati TTS Egusem Piether Tahun melakukan sidak ke Kantor BPMD Kabupaten TTS.

Dalam sidak Bupati Tahun mendapati para pegawai BPMD sedang melakukan penyesuaian antara RAB dan perencanaan desa.

Pasalnya dari hasil evaluasi RAB, didapati adanya ketidak sesuai antara harga satuan barang yang tercantum dalam RAB dengan keadaan rill di pasaran.

Contohnya, harga balok perkubik di dalam RAB tertulis hingga 8 juta. Atau contoh lainnya, ditemukan adanya harga papan perlembar hingga mencapai 200 ribu lebih perlembarnya.

Potensi Tinggi Gelombang di Perairan Samudera Hindia Selatan NTT Mencapai 4.0 Meter

Oleh sebab itu, tim ahli harus melakukan evaluasi terhadap RAB yang tidak sesuai tersebut agar dicocokkan lagi dengan perencanaan. Karena apa bila RAB dan perencanaan tidak sesuai maka sistem akan menolak secara otomatis.

" Kita baru 9 desa yang sudah selesai penyesuaian RAB dan perencanaannya dan sudah kita ajukan ke BPKAD untuk pencairan. Sedangkan 110 desa lainnya masih dievaluasi RAB-nya. Senin bisa masuk lagi sekitar 20-an desa," lapor Kepala BPMD Kabupaten TTS, Minggus Mella kepada Bupati Tahun.

RS. St. Carolus Borromeus Tidak Bisa Tampung Sampah Medis Rumah Sakit Setiap Hari

Mendengar laporan tersebut, Bupati Tahun meminta agar proses evaluasi RAB dan penyesuaian antara RAB dan perencanaan dipercepat. Kita membutuhkan tambahan tenaga ahli, Bupati Tahun siap menggeser tenaga ahli yang ada di Dinas PU guna diperbantukan sementara ke BPMD.

Bupati Tahun menegaskan batas pencairan dana desa tahap 1 adalah 21 Juni. Jika terlambat maka uang tersebut tidak bisa dicairkan.

"Harus cepat batas waktunya sudah semakin dekat. Kalau butuh tambahan tenaga ahli kita geser dari Dinas PU. Kalau ada pihak yang menghambat proses pencairan lapor biar kita tindak, " tegas Bupati Tahun. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved