Beri Efek Jera, TKN Minta Polisi Tindak Tegas Pria yang Ancam Jokowi di Video Demo di Bawaslu

Beri Efek Jera, TKN Minta Polisi Tindak Tegas Pria yang Ancam Jokowi di Video Demo di Bawaslu

Beri Efek Jera, TKN Minta Polisi Tindak Tegas Pria yang Ancam Jokowi di Video Demo di Bawaslu
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (11/5/2019). 

Beri Efek Jera, TKN Minta Polisi Tindak Tegas Pria yang Ancam Jokowi di Video Demo di Bawaslu

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional ( TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, meminta polisi menindak tegas pria yang mengancan memenggal kepala capresnya di vidoe saat demonstrasi di Kantor Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu).

Ia mengatakan polisi bisa memproses secara hukum pernyataan tersebut lantaran ada peraturan perundang-undangannya.

Polteknaker Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2019-2020, Biaya Subsidi Pemerintah

"Kedua, walaupun saya yakin Pak Jokowi akan memaafkan orang ini, saya kira penegak hukum harus bertindak untuk memberikan efek jera kepada orang seperti ini. Harus diberikan hukuman yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," kata Ace melalui pesan singkat, Minggu (12/5/2019).

Ia mengatakan polisi perlu bertindak tegas agar tak ada lagi pihak yang mengumbar kebencian secara berlebihan. Terlebih, lanjut Ace, Jokowi merupakan Presiden yang masih menjabat hingga 20 Oktober mendatang.

BNN Sita 200 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi Saat Gerebek Dua Tempat di Bekasi

Karenanya, ia menilai semua pihak sekalipun berbeda sikap politik dengan capres petahana harus menghormatinya selaku simbol negara.

"Terlepas dari apapun, Pak Jokowi itu Presiden Republik Indonesia. Kita harus hormati beliau sebagai simbol negara," tutur Ace.

"Dimana letak akhlak mereka sebagai orang yang mengaku beragama tetapi berkata kebencian dan menghalalkan untuk membunuh. Apalagi menggunakan istilah "memenggal kepala" dan disandingkan dengan kata "demi Allah". Nyata dan jelas sekali bahwa itu kata-kata kebencian," lanjut politisi Golkar itu.

Relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania melaporkan video yang menggambarkan seorang pria mengancam akan memenggal Jokowi saat berdemonstrasi di depan Kantor Bawaslu RI ke Polda Metro Jaya, Sabtu (11/5/2019).

Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer mengatakan, pihaknya melaporkan pria dalam video beserta pembuat video tersebut.

"Ini kan sangat meresahkan sekali. Kalau seandainya proses demokrasi ini selalu di bawah ancaman. Ini bahaya, yang bahaya bukan kita ya, tapi demokrasinya," kata Immanuel kepada wartawan.

Laporan tersebut diterima dengan nomor registrasi LP/2912/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus. Adapun pasal yang disangkakan adalah Pasal 207 KUHP dan Pasal 27 Ayat (4) UU ITE.

Video yang menggambarkan seorang pria mengancam akan memenggal kepala Jokowi tersebar di media sosial. Jika dilihat dari suasananya, video itu diduga diambil dalam demonstrasi di depan Kantor Bawaslu RI, Jumat (10/5/2019) kemarin. (Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TKN Minta Polisi Tindak Tegas Pria yang Ancam Jokowi di Video Demo Bawaslu",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved