Sedih, Anak Usia 2 Tahun di Suriah Kehilangan Seluruh Keluarganya Akibat Serangan Udara Rusia

Sedih, Anak Usia 2 Tahun di Suriah Kehilangan Seluruh Keluarganya Akibat Serangan Udara Rusia

Sedih, Anak Usia 2 Tahun di Suriah Kehilangan Seluruh Keluarganya Akibat Serangan Udara Rusia
KOMPAS.com/AFP / OMAR HAJ KADOUR
Petugas dari Pertahanan Sipil Suriah (SCD) atau Helm Putih, memeriksa reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan udara yang dilancarkan pasukan rezim Suriah dan sekutunya, Rusia, ke kawasan Idlib, 24 April 2019. 

Sedih, Anak Usia 2 Tahun di Suriah Kehilangan Seluruh Keluarganya Akibat Serangan Udara Rusia

POS-KUPANG.COM | IDLIB - Seorang anak perempuan berusia dua tahun di Suriah kehilangan seluruh anggota keluarganya akibat serangan udara yang dilancarkan Rusia.

Anak perempuan bernama Khadijah al-Hamdan itu diselamatkan dari bawah reruntuhan rumah keluarganya di wilayah Idlib, setelah diterjang serangan oleh jet tempur Rusia.

Perempuan balita itu diselamatkan oleh petugas Pertahanan Sipil Suriah (SCD) atau yang juga dikenal dengan Helm Putih.

SMPK Santo Yoseph Kupang Gelar Pentas Seni

Namun sayangnya, hanya Khadijah yang selamat, sementara ayah, ibu, dan dua saudara kandungnya tewas dalam serangan udara itu.

"Dia adalah satu-satunya yang selamat," kata kakek anak perempuan itu, kepada BBC, pascaserangan udara, yang diyakini telah terjadi pekan lalu. Nama kakek itu tidak disebutkan dalam laporan.

"Kami mengambil jenazah anggota keluarganya dari rumah sakit. Kami kemudian menguburkan mereka," tambahnya.

Caleg yang Lolos DPRD Kota Kupang, Ini Partai yang Peroleh Kursi Terbanyak

Pemerintah Suriah dan sekutunya, Rusia, baru-baru ini mulai kembali mengintensifkan serangan militer mereka ke wilayah Idlib, setelah periode yang relatif tenang pascagencatan senjata yang disepakati September tahun lalu.

Pada minggu pertama bulan Mei, lebih dari 180 orang telah dilaporkan tewas dan lebih dari 150.000 orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

Demikian menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, yang mengawasi konflik di Suriah, kepada The Independent. Di antara para korban tewas termasuk sekitar selusin anak-anak.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved