Petugas Bea Cukai Amankan Ratusan Karung Barang Bekas Asal Timor Leste

Petugas Bea Cukai Atambua, Kabupaten Belu mengamankan 177 karung barang bekas atau rombengan yang diduga diselundupkan dari negara Timor Leste

Petugas Bea Cukai Amankan Ratusan Karung Barang Bekas Asal Timor Leste
POS-KUPANG.COM/ Teni Jenahas
Petugas Bea Cukai Amankan Ratusan Karung Barang Bekas Asal Timor Leste 

Petugas Bea Cukai Amankan Ratusan Karung Barang Bekas Asal Timor Leste

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,T eni Jenahas

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA- Petugas Bea Cukai Atambua, Kabupaten Belu berhasil mengamankan 177 karung barang bekas atau rombengan yang diduga diselundupkan dari negara Timor Leste ke Indonesia.

Barang bekas tersebut diselundupkan dari Timor Leste melalui jalur laut di Desa Ainiba, Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu, Jumat (10/5/2019).

Hal itu dikatakan Kepala Bea Cukai tipe B Atambua, Tribuana Wetangterah kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).

Satlantas Polres TTS Berikan Bantuan Untuk Panti Asuhan

Menurut Tribuana, kasus ini diketahui setelah petugas Bea Cukai mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada aktivitas bongkar muat barang di Teluk Gurita, pantai Selewai sekitar pukul 07.00 Wita.

Atas informasi tersebut, petugas bea cukai melakukan patroli darat dan menemukan sejumlah orang sedang melakukan aktivitas bongkar muat barang di kendaraan truk dan pikap.

Petugas yang menuju lokasi menemukan satu unit truk DH 9246 EA dan satu unit pikap DH 9543 EE berisi ratusan karung barang bekas. Saat petugas tiba di lokasi, sebagian besar barang sudah selesai dimuat dalam kendaraan. Petugas masih menemukan 25 karung barang bekas yang belum dimuat.

Hasil pengecekan petugas, pengiriman barang barang tersebut tidak mengantongi dokumen dan diduga sebagai aksi penyelundupan.

Walau Tidak Lolos ke Kursi Dewan, Ketua PKB Mabar Merasa Puas Dapat Tiga Kursi

Petugas langsung mengamankan tujuh orang saksi dan barang bukti. Kepemilikan barang tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik Bea Cukai Atambua.

Pengemudi truk, Adrianus Manek kepada wartawan mengatakan, ia datang dari Malaka ke Atambua untuk bawa muatan. Saat di Atambua, ia ditawari seseorang untuk carter mobilnya guna mengangkut barang di Teluk Gurita. Atas tawaran itu, Adrianus berangkat menuju Teluk Gurita. Setelah di Teluk Gurita, ia diminta untuk bergeser ke Kampung Selewai. Setiba disana, barang-barang sudah ada sehingga langsung dimuat ke kendaraan.

Sementara aktivitas bongkar muat, petugas Bea Cukai datang dan langsung mengamankan barang, kendaraan dan semua orang yang ada disitu.

Komisi V DPRD NTT Minta Kontraktor Tinjau Ulang Gedung IGD RSUD WZ Johannes Kupang

Adrianus tidak mengetahui persis pemilik barang tersebut. Ia datang muat karena mobilnya disewa untuk mengangkut barang dari Teluk Gurita ke Atambua.

Seorang kondektur truk, Donatus mengaku tidak mengetahui siapa pemilik barang tersebut. Dia bersama sopir datang ke lokasi untuk mengangkut barang karena mobil mereka disewa. Donatus kaget ketika masih mengangkut barang, tiba-tiba petugas Bea Cukai datang dan langsung menggiring mereka ke Kantor Bea Cukai Atambua.(*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved