Sabtu, 18 April 2026

PHRI Tantang Pekerja Hotel di Maumere Fasih Bahasa Inggris

pekerja hotel dan restoran selalu aktif komunikasi Bahasa Inggris dan profesinal bekerja.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Kadis Pariwisata Sikka, Kensius Didimus menjabat tangan peserta ujian kompetensi pariwisata di Ballroom Capa Resort Maumere, Pulau Flores, Jumat (10/5/2019) siang. 

PHRI Tantang  Pekerja  Hotel di Maumere Fasih Bahasa Inggris         

POS-KUPANG.COM|MAUMERE---Ketua   PHRI  Kabupaten Sikka, Ignas  Kesar  menantang  pekerja  hotel  dan restoran di  Kota Maumere, Pulau  Flores, Propinsi  Nusa Tenggara  Timur   (NTT)  tak hanya profesional  bekerja, tetapi fasih  berbicara Bahasa Inggris dan Mandarin.

“Kalau  kuasai  Bahasa Inggris  dan  Mandarin  yang bagus bisa kerja  dimana  saja    terutama di  negara ASEAN pada saat  berlakunya  Masyarakat  Ekonomi  Asean (MEA),”  kata Ignas Kesar,   pada   pembukaan  uji kompetensi  bidang  hotel dan  restoran  di   Ballroom Capa  Resort  Maumere, Jumat (10/5/2019)  siang.

Ignas  Kesar,mengajak  pekerja  hotel dan  restoran  selalu  aktif  komunikasi  Bahasa  Inggris dan profesinal bekerja.

Kades Ekateta Bantah Tidak Tahan Beras Rastra

TERBARU, Update Real Count KPU Pilpres 2019, Data Masuk 75 Persen, Perolehan Jokowi vs Prabowo

Modal inilah yang dibutuhkan  industri  pariwisata.

Peserta   ujian kompetensi, Ignas Kesar  mengharapkan  memanfaatkan  uji kompetensi  gratis  yang diberikan oleh Kementrian  Pariwisata.   Jika dibiayai sendiri  menyediakan  kontribusi  Rp 6  juta/orang.

Kepala  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  Sikka, Drs.Kensius  Didimus  mengatakan  uji kompetensi akan menentukan kualitas pelayanan    hotel dan restoran.

Kensius Didimus  mengapresiasi kehadiran  Lembaga  Sertifikasi  Pariwisata   (LSP) Anging Makassar menyelenggarakan  uji kompetensi di Maumere.

“Tahun  lalu, peserta  dikecewakan. Mereka sudah  hadir  mau ikuti  uji kompetensi,  penyelenggaranya   tidak datang,” kata  Kensius.

Uji  kompetensi  diikuti   50  peserta dari  kuota  100 peserta  untuk  Propinsi NTT.  Maumere menjadi  lokasi pertama  ujian  akan menyusul  Kota Kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved