Golkar Terpental Dari Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Ende

Perolehan suara dan jumlah kursi pada Pemilu Legislatif DPRD di tahun 2019 Partai Golkar dipastikan terpental dari kursi pimpinan DPRD Ende

Golkar Terpental Dari Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Ende
Istimewa
Lambang Partai Golkar

Golkar Terpental Dari Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Ende

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Sesuai perolehan suara dan jumlah kursi yang diraih oleh masing-masing caleg dan partai pada Pemilu Legislatif DPRD di tahun 2019 maka dipastikan bahwa Partai Golkar terpental dari unsur pimpinan DPRD Kabupaten Ende.

Partai berlambang pohon beringin ini tidak berhasil meraih satu kursi baik sebagai ketua maupun wakil ketua DPRD Kabupaten Ende.

Berdasarkan data yang didapatkan Pos Kupang dari KPU Kabupaten Ende, Jumat (10/5/2019) menyebutkan bahwa Partai Golkar Kabupaten Ende hanya meraih 3 kursi untuk DPRD Kabupaten Ende.

Ratna Sarumpaet Yakin Bebas, Begini Kesaksian Saksi Ahli Meringankan

Masing-masing atas nama, Megi Sigasare dari Dapil 1 dengan perolehan suara sebanyak 2.253 dan Ambros Reda dari Dapil 2 dengan perolehan suara sebanyak 1.447 serta Martinus Tata dari Dapil IV dengan perolehan suara sebanyak 1.200 suara. Sedangkan dari Dapil 3 Caleg Partai Golkar tidak berhasil meraih kursi untuk DPRD Kabupaten Ende.

Dengan terpentalnya Golkar maka esuai dengan prediksi berdasarkan perolehan suara dan jumlah kursi yang diraih oleh masing-masing caleg dan partai maka kemungkinan duduk sebagai Ketua DPRD Kabupaten Ende adalah Fransiskus Taso dari PDIP dan sebagai Wakil Erik Rede dari Partai Nasdem dan Didimus Toki dari Partai Hanura.

Parpol Pendatang Baru- PSI Sanggup Raih 3 Kursi DPRD Ende

Sesuai catatan Pos Kupang dalam setiap kali Pemilu Partai Golkar Kabupaten Ende selalu berjaya dengan menempatkan wakil-wakilnnya pada unsur pimpinan terutama sebagai Ketua DPRD Kabupaten Ende.

Dalam tiga Pemilu sebelumnya Partai Golkar selalu menempatkan diri sebagai Ketua DPRD Kabupaten Ende masing-masing atas nama, Titus Tobo SH dan Marsel Petu serta yang terakhir Herman Yoseph Wadhi dan baru pada Pemilu 2019 Partai Golkar tidak menempatkan wakilnya dalam unsur pimpinan bahkan sebagai wakil sekalipun karena Partai Golkar hanya meraih 3 kursi. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved