Save The Children Gelar Festival Binmaffo Cerdas 2019 di TTU

Pihak LSM Save The Children Gelar Festival Binmaffo Cerdas 2019 di Kabupaten TTU

Save The Children Gelar Festival Binmaffo Cerdas 2019 di TTU
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Salah satu peserta sedang mengikuti lomba membaca dalam kegiatan festival Binmaffo Cerdas di Aula Alicia, Selasa (7/5/2019). 

Pihak LSM Save The Children Gelar Festival Binmaffo Cerdas 2019 di Kabupaten TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - LSM Save The Children menggelar festival Binmaffo Cerdas 2019. Festival yang mengusung tema "Wujudkan Generasi Binmaffo yang Cerdas dan Gemar Membaca" tersebut dilakukan di Aula Alicia, Selasa (7/5/219).

Field Manager Save The Children Wilayah TTU dan Belu, Harun Anggo mengatakan, kegiatan festival Binmaffo Cerdas 2019 melibatkan anak dari 45 sekolah dasar yang selama ini didukung oleh Save The Children dengan tujuannya agar bagaimana mendorong kemampuan baca tulis dari anak-anak sekolah dasar khususnya kelas awal.

Hasil Pleno KPU Belu Dapil 2, Golkar Dapat Suara Terbanyak

"Jadi ada beberapa kegiatan perlombaan yang akan dilombakan dalam kegiatan festival Binmaffo Cerdas yakni lomba pengenalan huruf untuk anak kelas satu SD, lomba bercerita untuk anak kelas tiga SD, dan lomba membaca lancar untuk anak kelas dua SD," ungkapnya.

Harun menambahkan, kegiatan tersebut juga melibatkan orang tua siswa dan para guru agar mereka dapat membuat alat peraga dari bahan lokal sehingga orang tua tidak terikat untuk membeli bahan pembelajaran dari toko dengan harga yang mahal.

Pemilu 2019, Hari Ini KPU NTT Pleno Lima Kabupaten

"Kami juga melibatkan masyarakat dalam menyusun cerita rakyat. Hal itu penting, karena cerita rakyat di TTU perlu didokumentasikan. Dan saya kira ini awal yang bagus untuk masyarakat yang ceritakan cerita rakyat ini untuk didokumentasikan agar dapat diwariskan kepada anak-anak nantinya," ujarnya.

Harun mengungkapkan, tidak ada target khusus yang dalam kegiatan festival Binmaffo Cerdas 2019 yang telah dicapai. Namun kegiatan festival tersebut dijadikan ruang bagi anak-anak untuk dapat mengembangkan kemampuan literasinya.

"Karena masyarakat kita, para guru, dan pemerintah kita telah bekerja dengan keras mengembangkan kemampuan literasi anak-anak, dan ini menjadi momentum untuk mereka rayakan dengan ruang yang seperti ini. Dan kita berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan baik oleh sekolah maupun juga oleh pemerintah," ujarnya.

Terkait dengan perkembangan literasi anak di TTU, Diakuinya, jika bandingkan dengan pada saat awal Save The Children masuk empat tahun yang lalu, memang terjadi peningkatan yang signifikan.

Menurutnya, berdasarkan asesmen awal yang dilakukan oleh Save The Children, kemampuan literasi anak di Kabupaten TTU masih dibawa 30 persen dan mengalami peningkatan saat ditangani oleh Save The Children.

"Tapi setelah dua tahun pertama kemampuan anak meningkat menjadi 60-70 persen dari segi kemampuan pengenalan huruf, lancar membaca, kosa kata, sampai pada pemahaman anak sudha meningkat cukup baik," jelasnya.

Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kepemudaan TTU, Yosef Moko mengatakan, pihaknya selalu memberikan dukungan kepada Save The Children dalam melaksanakan kegiatan di wilayah Kabupaten TTU.

"Kalau berkaitan dengan kegiatan perlombaan untuk kembangkan literasi anak juga telah dilakukan di sekolah setelah ujian semester atau pada saat momentum tertentu," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved