Istana Ingatkan Seseorang yang Diperiksa KPK Belum Tentu Terlibat Korupsi

Istana Ingatkan seseorang diperiksa sebagai saksi terkait sebuah kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum tentu terlibat korupsi

Istana Ingatkan Seseorang yang Diperiksa KPK Belum Tentu Terlibat Korupsi
KOMPAS.COM
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Johan Budi Saptopribowo 

Istana Ingatkan Seseorang yang Diperiksa KPK Belum Tentu Terlibat Korupsi

POS-KUPANG.COM- Staf Khusus Presiden, Johan Budi Saptopribowo, mengatakan, seseorang yang diperiksa sebagai saksi terkait sebuah kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum tentu terlibat dalam tindak pidana korupsi.

Hal itu disampaikan Johan Budi di Kantornya, Jakarta, Rabu (8/5/2019), menanggapi sejumlah menteri Kabinet Kerja yang diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi.

"Saya ingatkan, seseorang yang diperiksa KPK, kita tidak boleh menyimpulkan secara dini bahwa orang itu berarti akan jadi tersangka atau terlibat dalam kasus korupsi," ujar Johan.

Komnas HAM Telusuri Dugaan Pelanggaran HAM di Aceh Saat Periksa Irwandi Yusuf di KPK

Ia mengatakan, publik juga perlu mengetahui bahwa aparat penegak hukum menetapkan seseorang sebagai saksi karena membutuhkan informasi dari orang tersebut.

Ada tiga menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani KPK.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pernah dipanggil KPK sebagai saksi terkait kasus jual beli jabatan di Kemenag.

Kasus itu menyeret Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy sebagai tersangka.

Ini Alasan KPK Keberatan Bukti Dokumen dari Pengacara Romahurmuziy di Sidang Praperadilan

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebelumnya juga menjadi saksi di Sidang Tipikor dalam kasus dugaan suap dana hibah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Terakhir, KPK juga menggeledah ruang kerja serta kediaman dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait kasus gratifikasi politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso (BSP).(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Istana: Seseorang yang Diperiksa KPK, Tidak Boleh Disimpulkan Pasti Tersangka", https://nasional.kompas.com/read/2019/05/08/14325481/istana-seseorang-yang-diperiksa-kpk-tidak-boleh-disimpulkan-pasti-tersangka.
Penulis : Fabian Januarius Kuwado
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved