Aset TLM Jadi Rp 134,1 Miliar

Aset Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tanaoba Lais Manekat (TLM) pada tahun 2018 menjadi Rp 134,1 miliar sedangkan omzet pinjaman menjadi Rp 218,8 miliar.

Aset TLM Jadi Rp 134,1 Miliar
POS-KUPANG.COM/ LAUS MARKUS GOTI
RAT Koperasi TLM

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Aset Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tanaoba Lais Manekat (TLM) pada tahun 2018 menjadi Rp 134,1 miliar sedangkan omzet pinjaman menjadi Rp 218,8 miliar.

Hal ini terungkap saat Rapat Anggota (RAT) VIII KSP TLM di Hotel Aston Kota Kupang, Sabtu (4/5/2019).
Ketua Pengurus KSP TLM, Pendeta Samuel Nitti, mengatakan KSP TLM telah berkarya di empat provinsi, yaitu di NTT ada 30 kantor, Sulawesi Tengah satu kantor di Kota Palu, Bali dua kantor di Kabupaten Buleleng, Sulawesi Barat satu kantor di Mamuju.

"Jadi total KSP TLM memiliki 38 Kantor dan melayani 140.544 anggota. Kami bersyukur kepada Tuhan, oleh karena penyertaannya kami mencatat kinerja positif pada tahun 2018," ungkapnya.

Samuel membeberkan kinerja positif KSP TLM di 2018, dengan membuat perbandingan kinerja di tahun 2017.

"Tahun 2018 jumlah anggota KSP TLM mencapai 131.134 anggota dari jumlah tahun 2017 sebanyak 96.289 anggota . Aset meningkat dari Rp 94,3 miliar menjadi Rp 134,1 miliar, omset pinjaman dari Rp 131 miliar menjadi Rp 218,8 miliar," jelasnya.

Gubernur NTT Minta Koperasi Laporkan Usaha Kreatif Anggota Saat RAT

Buka Puasa Bersama di Swiss-Belinn Kristal Hanya Rp 79.900

Samuel mengungkapkan setiap tahun KSP TLM diaudit oleh akuntan publik dan tahun 2018 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Selain itu KSP TLM juga mendapatkan kredit sehat dengan nilai atau skor 83, 55 persen. Sementara itu, SHU naik 40 persen dari 6 miliar menjadi Rp 9,6 miliar," ujar Samuel.

Ia mengatakan sasaran utama anggota KSP TLM ialah kaum perempuan yang merupakan pelaku usaha mikro di desa-desa yang dihimpun dalam kelompok usaha yang disebut Persekutuan Usaha Bersama.

Ia menegaskan KSP TLM merupakan perpanjangan tangan dari gereja tanpa maksud mengkristenisasi para anggota tetapi semata-mata untuk memberdayakan masyarakat kecil dan tertinggal.

Halaman
1234
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved