Kelebihan Kapasitas, Truk Muatan Beras Terjungkal di Jalan Tom Pello Kota Kupang

truk yang mengangkut 250 karung beras terjungkal di Jalan Tompelo, Kota Kupang, pada Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 15.00 Wita. Truk dengan nomor

Kelebihan Kapasitas, Truk Muatan Beras Terjungkal di Jalan Tom Pello Kota Kupang
Pos Kupang.com/Ricko Wawo/
¬†Sebuah truk yang mengangkut 250 karung beras terjungkal di Jalan Tompelo, Kota Kupang, pada Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 15.00 Wita. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-KUPANG- Sebuah truk yang mengangkut 250 karung beras terjungkal di Jalan Tompelo, Kota Kupang, pada Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 15.00 Wita. Truk dengan nomor polisi DH 9156 EB itu terbalik saat menaiki tanjakan di Jalan Tompello

atau persis di depan Gedung Perpustakaan Daerah Provinsi NTT karena kelebihan kapasitas beban yang dibawa. Pasalnya, berat beban semua karung beras yang diangkut mencapai hampir 10 ton.

Walau tak memakan korban jiwa, sejumlah karung beras yang robek menyebabkan beras berhamburan ke jalan dan jalanan menjadi macet. Kondisi truk ringsek dan rusak.

Sebelum Bunuh Diri, Siswi SMP Ini Sempat Dandan di Kamar dan Nyanyi 3 Lagu saat Hardiknas di Sekolah

Om Sony, pengemudi truk sekaligus pemilik truk naas tersebut mengisahkan saat truk yang dikemudikannya itu sudah hampir mencapai puncak jalan tanjakan, ada bagian mesin mobil yang patah akibat tak sanggup menahan beban berat yang dibawa. Walhasil, truk dengan merk Mitsubishi Fuso itu mundur, kehilangan kendali, menabrak pagar rumah dan trotoar jalan dan terbalik menutupi sebagian badan jalan.

Menurutnya, beras yang diangkut tersebut berasal Pulau Sulawesi dan baru saja diturunkan di Pelabuhan Tenau Kupang serta akan dibawa ke Pasar Kasih Naikoten Kota Kupang. Namun sayang, belum sampai di tempat tujuan, truk tersebut terbalik.
Ia belum bisa merincikan berapa banyak beras yang tumpah ke jalan. Akan tetapi, ratusan karung beras juga berhasil diselamatkan dan dibawa ke Pasar Kasih Naikoten dengan truk lainnya.

Iwan Irwansyah, pemilik 250 karung beras itu tampak sedih saat berada di lokasi kejadian.

"Dong telepon beta bilang ada oto terbalik. Beta hanya punya beras sa. Oto bukan beta pung," kata Iwan.

Dia sendiri awalnya tidak menyangka kecelakaan bisa terjadi saat mengangkut beras yang dia pesan.

"Kaget juga. Karena beras kita punya dan kita juga perasaan dengan yang punya mobil. Kita sewa saja."

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved