Tolak Narasi Kecurangan, PMII Kupang Dukung KPU dan Bawaslu

Menolak Narasi Kecurangan, PMII Kupang Mendukung Pihak KPU dan Bawaslu

Tolak Narasi Kecurangan, PMII Kupang Dukung KPU dan Bawaslu
ISTIMEWA
Hasnu Ibrahim Selaku Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Kupang 

Menolak Narasi Kecurangan, PMII Kupang Mendukung Pihak KPU dan Bawaslu

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kupang menolak dengan tegas narasi kecurangan KPU dan Bawaslu dalam menjalankan Undang-undang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 hingga hingga 22 Mei 2019.

Ketua Umum PMII Kupang, Hasnu Ibrahim melalui siaran pers yang diterima POS-KUPANG COM, pada Senin (6/5/2019) malam menjelaskan, secara organisasi, PMII Kupang mendukung penuh KPU dan Bawaslu dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pemilu.

Golkar Raih Lima Kursi di Dapil Malaka 2

Menurut Hasnu, dua lembaga independen ini harus didukung secara penuh oleh lapisan masyarakat Indonesia, karena dalam kajian PMII saat ini, KPU dan Bawaslu tengah dibawah tekanan elit politik.

Menurut Hasnu, KPU maupun Bawaslu terus diintrik oleh para elit politik kita. Sehingga narasi yang berkembang adalah KPU dan Bawaslu curang dalam menjalankan amanat pemilihan umum sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Satar Mese Barat Geger, Warga Temukan Jenazah, Diduga Kepala Desa Terong yang Hilang

Hasnu mengatakan, KPU dan Bawaslu sebagai dua lembaga independen negara jangan pernah takut dengan segala bentuk ancaman dan intrik politik yang sengaja dimainkan oleh kelompok orang tertentu atau calon pasangan calon (Paslon) tertentu

"Karena ini agak berdampak pada kurangnya kepercayaan publik terhadap kedua lembaga independen ini," ungkapnya.

Sehingga PMII Kupang menegaskan, KPU tetap fokus pada proses perhitungan suara dan Bawaslu tetap fokus pada upaya pengawasan demi mendorong proses pemilihan umum secara serentak ini pada posisi Langsung, Umum, Bebasa dan Rahasia (LUBER).

"Silahkan KPU dan Bawaslu menjalankan proses-proses yang masih tersisa ini dengan adil dan bersih. Kami sangat percaya terhadap KPU dan Bawaslu, dan tolong kepercayaan kami ini untuk dijaga," ujarnya.

Lebih lanjut, adapun sikap yang ditegaskan oleh PMII yakni, pertama, mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat NTT khususnya dan Indonesia pada umumnya agar tidak terjebak dalam narasi Kecurangan yang dibangun oleh elit politik.

Kedua, lanjut Hasnu, PMII Kupang memberikan apresiasi positif terhadap KPU dan Bawaslu Provinsi NTT dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pemilu di Provinsi NTT.

Ketiga, mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat NTT agar tetap tenang dan menunggu hasil resmi pemilu yang akan diumumkan pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Keempat, menolak dengan tegas segala bentuk people power yang akan berkembang di NTT, karena bagi PMII Merupakan suatu bentuk gerakan yang sangat inkonstitusional, yang selama ini sengaja di dengungkan oleh elit tertentu dan akan berdampak pada retaknya hubungan horizontal antar sesama rakyat Indonesia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved