Meningkat, Animo Putra Putri NTT Menjadi Prajurit TNI AL

Semakin meningkat, Animo Putra Putri Provinsi NTT Menjadi Prajurit TNI AL

Meningkat, Animo Putra Putri NTT Menjadi Prajurit TNI AL
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Para calon siswa anggota TNI AL saat Acara Paparan dan Briefing Kesiapan Panitia di Lapangan Apel Rumah Sakit TNI AL Samuel J. Moeda Kupang pada Senin (6/5/2019). 

Semakin meningkat, Animo Putra Putri Provinsi NTT Menjadi Prajurit TNI AL

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Animo putra putri NTT menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut meningkat setiap tahunnya. Pada penerimaan gelombang pertama tahun 2019, tercatat sebanyak 658 calon siswa yang mendaftar menjadi calon prajurit TNI AL.

Hal ini diungkapkan oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VII Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang SH saat memberikan sambutan pada Acara Paparan dan Briefing Kesiapan Panitia serta Upacara Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Panitia Werfing Seleksi Daerah Kupang Catar AAL dan Caba PK TNI AL Gelombang I Tahun 2019.

Enam Parpol di Dapil Malaka 1 Dapat Kursi DPRD

Dalam acara yang berlangsung di Lapangan Apel Rumah Sakit TNI AL Samuel J. Moeda Kupang pada Senin (6/5/2019) itu, Danlantamal Brigjen Kasirun menegaskan bahwa saat ini dibutuhkan putra dan putri NTT yang serius dan komitmen menjadi anggota TNI AL.

"Animo putra dan putri NTT untuk masuk menjadi prajurit TNI Angkatan Laut tiap tahun mengalami peningkatan, pada gelombang pertama tahun 2019 ini sebanyak 658 mendaftar sebagai casis," ungkapnya.

Tolak Narasi Kecurangan, PMII Kupang Dukung KPU dan Bawaslu

Ia merinci, dari jumlah tersebut, terdiri dari 24 orang calon taruna, 539 calon Caba pria dan 95 calon Caba wanita.

Peningkatan animo ini, diakuinya karena sosialisasi yang terus dan rutin dilakukan oleh pihaknya kepada masyarakat NTT.

"Sumber yang diseleksi cukup bagus dan ketentuan harus dipegang teguh oleh semua pihak, karena dibutuhkan putra putri asal NTT yang serius dan komitmen menjadi anggota TNI AL" ungkapnya.

Lebih jauh, Brigjen Kasirun juga berpesan kepada 658 calon bahwa semua peserta memiliki hak dan pulang yang sama untuk lolos seleksi. Ia mengingatkan untuk tidak percaya kepada oknum yang menjanjikan kelolosan dalam tes.

"Jangan percaya dengan adanya oknum yang mengaku panitia maupun anggota TNI dengan membayar sejumlah uang tertentu yang menjanjikan kelolosan, sekali lagi jangan percaya," katanya.

Ia menjelaskan, proses penerimaan menjadi anggota TNI AL tidak dipungut biaya. Oleh karena itu ia berharap kepada para 658 caba anggota TNI AL untuk berusaha memberikan yang terbaik sesuai dengan kemampuan untuk dapat lolos menjadi anggota TNI AL.

Pada kesempatan tersebut, Danlantamal) VII Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang SH juga melakukan peninjauan dan pengecekan langsung terkait kesiapan panitia penerimaan Calon Prajurit TNI AL. Pengecekan dilakukan pada peralatan yang akan digunakan sebagai alat test bagi calon siswa. Alat tersebut harus sesuai standar yang baik.

Selain itu, ia juga menginstruksikan langsung kepada Panitia Penerimaan agar tidak terlibat praktik suap menyuap dalam bentuk apapun juga untuk meloloskan Casis. Ia mengatakan, bila ketahuan ada panitia yang 'bermain' maka akan langsung diproses.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wadan Lantamal VII Kolonel Laut (P) M. Nazif, para Asisten Danlantamal VII, Panitia Werfing Penerimaan serta calon siswa. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved