Massa Bawa Seorang Pria ke Kantor Polisi, Diduga Hina Rizieq Shihab, Begini Statusnya Sekarang

Sekelompok Massa Bawa Seorang Pria ke Kantor polisi, Diduga Hina Rizieq Shihab, Begini Statusnya Sekarang

Massa Bawa Seorang Pria ke Kantor Polisi, Diduga Hina Rizieq Shihab, Begini Statusnya Sekarang
KOMPAS.com/HENDRA CIPTA
Kapolres Pontianak Kombes Pol Anwar Nasir menunjukkan barang bukti perkara ujaran kebencian terhadap Habib Rizieq dan Ijtima Ulama III di Hotel Kapuas Palace Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (5/5/2019). 

Sekelompok Massa Bawa Seorang Pria ke Kantor polisi, Diduga Hina Rizieq Shihab, Begini Statusnya Sekarang

POS-KUPANG.COM | PONTIANAK - Aparat Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, menangkap dan menetapkan EM (30) sebagai tersangka terkait dugaan ujaran kebencian yang diunggah di media sosial Facebook, Minggu (5/5/2019).

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Anwar Nasir menuturkan, EM diduga memuat status-status yang menjurus ujaran kebencian dan menghina pentolan FPI Rizieq Shihab dan Ijtima Ulama III.

BERITA POPULER: Terduga Teroris Meledakkan Diri, dan Anies Ogah Diskusi dengan Ahok

"Melalui akun Facebook-nya, EM tercatat mengunggah status ujaran kebencian sebanyak 4 kali dari Januari hingga Mei 2019," kata Anwar Nasir dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Kapuas Palace Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu siang.

Anwar menjelaskan, penangkapan dan penahanan EM bermula Sabtu (4/5/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, sekelompok masyarakat mendatangi rumah EM di Jalan Tanjung Raya II, Pontianak Timur.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat Yakin Lolos ke Senayan, Klaim Dapat Suara 140.000

Sekelompok warga yang marah atas unggahan tersebut kemudian mengamankan EM dan membawanya ke Polsek Pontianak Timur.

"Di Polsek langsung diproses. Alhamdulillah situasi kondusif," ujarnya.

Anwar mengapresiasi masyarakat yang mengamankan EM dan langsung menyerahkannya ke kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi, lanjut dia, masih memeriksa EM.

"Dia dijerat dengan Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," tuturnya. (Kompas.com/Hendra Cipta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Hina Rizieq Shihab, Pria yang Dibawa Massa ke Kantor Polisi Jadi Tersangka",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved